Senin, 22 Juli 2019
Beranda blog

Santri Penggerak Ekonomi Umat

PELUNCURAN. Cirebon menjadi lokasi peluncuran program 1 juta santri agroteknopreneur se Jawa Barat. Prosesi peluncuran di Masjid Al Hikmah Cirebon.

CIREBON – Cirebon menjadi lokasi peluncuran program 1 Juta Santri Agroteknopreneur Jawa Barat oleh Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat. Program peluncuran dilaksanakan di Masjid Al Hikmah Cirebon, Minggu (27/1).

Peluncuran berbarengan dengan Training Mahasiswa dan Santri Agroteknopreneur yang diisi Pendiri Gaido Group, Muhamad Hasan Gaido dan Pimpinan Ponpes YASTI Cisaat Sukabumi, KH Ujang Suja,i. Kegiatan ini diikuti ratusan santri dan mahasiswa.

Ketua Pelaksana, Ali Wahyuno mengungkapkan, tujuan kegiatan training ialah mencetak pengusaha agroteknopreneur dari kalangan santri dan pemuda muslim di Jawa Barat.

“Tujuan training santri agroteknopreneur Jawa Barat dan juga lounching 1 juta santri agroteknopreneur di antaranya ingin mencetak kalangan santri dan pemuda muslim untuk menggerakan ekonomi keumatan di Jawa Barat dan Indonesia,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Ali menambahkan, ada beberapa sektor yang bisa digarap dari agroteknopreneur. Seperti penggarapan usaha di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan. Semua sektor usaha nanti mengaplikasikan teknologi sebagai bagian dari operasional.

“Even ini diharapkan bisa ada tindak lanjut di beberapa sektor terutama sektor agro pertanian kemudian sektor penerapan teknologi untuk pertanian, perkebunan dan perikanan dan kelautan,” katanya.

Yang tak kalah seksi, kata Ali, ialah sektor pariwisata halal. Menurutnya, sektor ini sangat potensial lantaran banyaknya destinasi wisata religius di Indonesia, terutama di Jawa Barat.

“Akan menggarap pariwisata syariaah yang menjadi primadona dan sumber devisa terbesar. Era migas sudah lewat sekarang eranya pariwisata dan pariwisata religius menjadi pilihan dan menjadi primadonan Indonesia karena punya berbagai keunggulan,” kata dia.

Sementara itu, Pendiri Gaido Group sekaligus Presiden Indonesia – Saudi Arabia Business Council, Muhamad Hasan Gaido mengungkapkan, santri sangat berpotensi di bidang usaha. Pendidikan di pesantren yang mengajarkan gaya hidup sederhana.

“Karena pengusaha muslim itu menggabungkan usaha dan doa. Menggabungkan usaha langit dan usaha bumi,” kata dia.

Di samping itu, santri pengusaha juga sangat dekat dengan gaya hidup syariah. Hasan melanjutkan, ekonomi syariah bakal menjadi tren ekonomi di Indonesia.

Mengingat, kata dia, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pendudukan terbanyak keempat di dunia. Sedangkan, populasi terbanyak ialah penduduk muslim.

“Prinsip usaha syariah itu dengan modal secukupnya untuk mendapatkan hasil sewajarnya. Tujuannya ialah mewujudkan masa depan yang lebih baik berdasarkan perintah Alla dengan contoh rasulullah dan para sahabatnya,” tegas dia. (wan)

Bawaslu Sita 728 Lembar Tabloid

PERIKSA. Komisioner Bawaslu Divisi Hubla dan Humas Bawaslu Kuningan, Abdul Jalil Hermawan, saat memeriksa barang bukti berupa tabloid Indonesia Berkah.

KUNINGAN-Sebanyak 728 eksemplar tabloid Indonesia Barokah yang berisi berita yang menyudutkan pasangan calon (Paslon) Capres Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno, berhasil diamankan oleh Bawaslu Kuningan dari 320 masjid di 28 kecamatan.

“Untuk permasalahan ini masih dalam kajian Bawaslu Provinsi, kami Bawaslu Kabupaten Kuningan hanya menginvetarisir peredaran tabloid, sampai hari ini sudah mengamankan sebanyak 728 eksemplar dari 28 Kecamatan 204 Desa,” kata Komisioner Bawaslu Divisi Hubla dan Humas Abdul Jalil Hermawan, kepada awak media.

Selain tabloid Indonesia Barokah, kata Jalil, ada dua tabloid yakni tabloid Kerja Nyata dan Tabloid Pesantren Kita namun peredarannya tidak semasif Indonesia Barokah, terkait konten pihaknya tidak mau berkomentar karena kajiannya sedang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Jabar.

Menurut Jalil, Tabloid tersebut dikirim melalui via pos.  Tabloid dikemas menggunakan amplop coklat dan di dalamnya dibungkus plastik warna hitam.

Di amplop tertulis pengirimnya Redaksi Tabloid Indonesia Barokah, Pondok Melati, Bekasi. Namun setelah dicek di Bekasi bahwa alamat redaksi yang tertera di tabloid tersebut merupakan alamat palsu.

“Memang pengirimnya dari jauh, dari Bekasi. Dikirim lewat pos yang ditujukan langsung ke alamat masjid,” tuturnya.

Sekadar informasi, isi berita dalam Tabloid tesebut kebanyakan menyudutkan salah satu Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto – Sandiaga Salahudin Uno. Berita dalam Tabloid tersebut seolah-olah menggiring opini masyarakat ke salah satu capres. Sekilas memang beritanya bukan hoax, tapi memframing salah satu capres dengan opini.

Masifnya sebaran tabloid Indonesia Barokah di Kabupaten Kuningan, pihak Kepolisian bersama MUI, DMI dan Kemenag Kuningan langsung mengambil sikap tegas menolak segala bentuk politik di tempat ibadah, serta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, segera melaporkan ke petugas bawaslu di Kecamatan ataupun petugas Kepolisian jika menemukan tabloid tersebut.(ale)

Dr Sumanta Kembali Jabat Rektor IAIN Cirebon

DILANTIK. Rektor IAIN Syek Nurjati Cirebon periode 2019-2024, Dr H Sumanta Hasyim MAg, dilantik Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Senin (07/01) di Operation Room Kantor Kemenag, Jakarta.

JAKARTA – Menteri Agama (Menag),  Lukman Hakim Saifuddin melantik Dr H Sumanta Hasyim MAg  sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syek Nurjati Cirebon periode 2019-2024, Senin (07/01).

Pelantikan secara resmi dilaksanakan di Operation Room Kantor Kementerian Agama (Kemenag),  Jalan Lapangan Banteng Barat 3– 4, Jakarta.

Berdasarkan  Keputusan Menteri Agama RI  Nomor : B.II/3/00429, B.II/3/00430, dan B.II/3/00431, Sumanta dilantik bersama dua pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya yakni Prof Dr Hj Amany Burhanuddin Umar Lubis MA sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr Inayatillah SAg MAg sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tengku Dirundeng Meulaboh.

Hadir sebagai saksi, Sekretaris Jenderal Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin.

Diketahui, Sumanta menjabat rektor untuk kedua kalinya setelah terpilih kembali dalam pemilihan rektor IAIN Desember 2018. Sebelumnya, dia menjabat rektor periode 2014-2019.

Dalam pelantikan tiga pimpinan PTKIN itu, Menag Lukman menyampaikan lima pesan penting. Pertama, pimpinan PTKIN harus menjaga tradisi akhlak Islami dan intelektual yang terus berkembang. Kedua, terkait moderasi beragama, Menag Lukman ingin PTKIN menjadi kampus-kampus terdepan dan berkelas dunia.

Untuk itu, menurut Menag ada dua hal yang harus dilakukan agar PTKIN menjadi world class university. Seperti civitas PTKIN harus akrab dengan persoalan aktual yang ada di masyarakat. Karena menurutnya, perguruan tinggi bukanlah menara gading.

Kikis Stigma Negatif, Perbanyak Beri Manfaat untuk Masyarakat

RASA SYUKUR. Ketua MPC Pemuda Pancasila, Heri Hermawan menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua MPO Pemuda Pancasila, Drs H Nashrudin Azis SH sebagai wujud rasa syukur dalam peringatan HUT ke-59, kemarin.

Pemuda Pancasila menginjak usia ke-59 tahun pada 28 Oktober lalu. Di Kota Cirebon, MPC Pemuda Pancasila semakin menunjukkan kedewasaan dan kematangan. Stigma negatif yang sempat tersemat, coba untuk dikikis tiada henti. Mulai dari berbagai program bermanfaat digulirkan untuk masyarakat, sampai menjaga rutinitas kegiatan keagamaan.

Nurul Fajri, Rakyat Cirebon

“SEJAK saya menjadi ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Cirebon tahun 2006 sampai sekarang, stigma negatif itu mulai terkikis,” ungkap Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Cirebon, Heri Hermawan, usai peringatan HUT ke-59 di sekretariat setempat, Senin (29/10).

Heri menegaskan, anggota Pemuda Pancasila harus terus menjaga diri dan perbuatan dari hal-hal negatif. Harus meninggalkan kesan anggota Pemuda Pancasila itu sangat, premanisme, arogansi, sewenang-wenang dan karakter negatif lainnya.

“Sekarang kita tidak boleh minta-minta ke masyarakat atau melalui proposal. Tapi kita buka ruang untuk kerjasama. Tidak boleh anggota Pemuda Pancasila bersikap arogan. Karena kita ini bukan organisasi yang sangar,” katanya.

Tidak hanya pembinaan secara berkelanjutan terhadap anggota, lanjut Heri, pihaknya juga rutin menggelar kegiatan keagamaan, semisal tawasulan tiap bulan. “Karakter baik harus dibangun. Kita mendukung kebijakan pemerintah yang pro rakyat dan harus selalu memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Pasutri asal Cirebon Korban Lion Air JT 610

ANDRI DAN NIAR. Andri Wiranova (40) dan istrinya, Niar Soegiyono (40),  menjadi korban jatuhnay pesawat Lion Air  JT610 di di Tanjung Karawang, Senin (29/10). Keduanya bersama sejak satu kelas di SMAN 2 Kota Cirebon.

CIREBON – Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, di Tanjung Karawang, Senin (29/10), juga membawa duka bagi warga Cirebon. Dari daftar manifes penumpang pesawat nahas itu terdapat pasangan suami istri asal Cirebon. Keduanya adalah Andri Wiranova (40) dan istrinya, Niar Soegiyono (40).

Andri dan Niar merupakan alumni SMAN 2 (Smanda) Kota Cirebon, angkatan 1996. Keduanya sudah menjalin cinta sejak satu kelas di SMA, dan akhirnya menikah. Setelah lulus SMA, Andri yang tinggal di Gg Langgar, Samadikun, Kota Cirebon meneruskan kuliah di Fakutas Hukum Univesitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta. Setelah lulus kuliah, Andri  hijrah ke Jakarta untuk  bekerja.

Setelah bekerja, Andri dan Niar kemudian menikah. Selanjutnya Andri membawa Niar yang beralamat di Jl Raya Beber Kabupaten Cirebon itu pindah ke Jakarta. Dalam perjalanan karirnya di Jakarta, Andri pernah menjadi Jaksa Penuntut Umum (KPU) kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Setelah itu Andri yang juga alumni SMPN 1 Kota Cirebon itu dipercaya menjadi salah satu Staf Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Babel).

Di dalam pesawat Lion Air yang nahas itu,  Andri Wiranofa di kursi 8A dengan nomor manifes 173 dan Niar Sugiono, istri Andri Wiranofa, duduk di kursi 8B dengan nomor manifes 150.

Selain Andri Wiranova, pegawai Kejaksaan yang menjadi korban jatuhnya Lion Air adalah  Kasi Pidsus Pangkalpinang Dody Junaedi yang duduk di kursi 19E dengan nomor manifes 075, Jaksa fungsional Bangka Selatan Shandy Johan Ramadhan duduk di kursi 7F dengan manifes 122, dan staf TU Kejati Babel Sastiarta, duduk di kursi 34E dengan manifes nomor 141.

“Aku sedih ingin nangis jadinya,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Rochayatie di Posko Penyelamatan di Pantai Tanjung Pakis, Senin (29/10).

Rochayatie juga  oleh pimpinan diminta turun langsung memantau evakuasi korban Lion Air. Sebab, pihak keluarga dipastikan akan meminta penjelasan kepada institusinya. “Secara hierarki kami diminta turun langsung,” katanya.  (tim)

KPK Masih “Obok-obok” PUPR

DIJAGA KETAT. KPK melakukan proses penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dijaga ketat, kemarin (29/10).

TALUN – Secara marathon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dinas dan rumah pribadi sejumlah pejabat. Kemarin (29/10), Pukul 10.00 WIB dua kendaraan roda empat bernomor polisi H 8597 SE dan E 1779 ML yang ditumpangi KPK sudah terparkir di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Untuk melakukan penggeledahan yang kedua kalinya.

Penggeledahan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di tempat. Pada pukul 11.45 WIB salah seorang anggota lembaga anti rasuah keluar bersama dengan Kepala Bidang Peningkatan Jembatan dan Jalan, Hidayat dan langsung masuk ke dalam mobil tanpa pengawalan kepolisian. Belum diketahui kemana anggota KPK itu membawa Hidayat.

Namun informasinya Hidayat diminta untuk menunjukan rumah pribadi Kepala Bidang Bina Teknik dan Jasa Kontruksi pada PUPR, Suparman. Karena pada saat yang hampir bersamaan, dikabarkan tim lain tengah mencari rumah Suparman. Dan benar saja, pada pukul 12.25 WIB, Hidayat dan anggota KPK kembali ke kantor PUPR. Ketika turun dari mobil keduanya tampak biasa saja dan langsung masuk kantor.

Kemudian pada pukul 13.15 WIB Kijang Innova dengan nopol H 8597 SE kembali keluar dari kantor PUPR dengan salah seorang anggota KPK yang mengenakan tas ransel. Tim kembali menuju rumah Suparman yang berada di Perumahan Korpri Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber.

Beberapa menit kemudian sekitar pukul 13.30 WIB kendaraan itu kembali masuk ke Kantor PUPR dan langsung menuju halaman belakang kantor. Untuk mengangkut satu buah koper dan tas, setelah itu langsung tancap gas kembali.

Diduga masih ada barang yang dibawa KPK, pasalnya hingga pukul 14.30 WIB satu kendaraan belum keluar. Artinya di dalam masih ada penggeledahan.

“Saya dan Pak Oki Baik-baik Saja”

HUT PP. Calon Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH saat hadir dalam peringatan HUT ke-59 Pemuda Pancasila, kemarin.

CIREBON – Rabu (31/10) besok, Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang keenam sengketa Pilwalkot Cirebon. Sebagaimana tertera pada situs resmi MK, agendanya yaitu penyampaian putusan. Setelah sebelumnya digelar sidang kelima pada 16 Oktober dengan agenda penyampaian laporan PSU Pilwalkot Cirebon.

“Insya Allah sidang hari Rabu di MK kita akan datang. Memang tidak ada persiapan khusus. Karena sidang hari Rabu nanti sepertinya sidang terakhir, beragendakan penyampaian putusan final,” ungkap Calon Walikota Cirebon nomor urut dua, Drs H Nashrudin Azis SH, ditemui di kawasan Jalan Toha, kemarin.

Rencananya, Azis dan Dra Hj Eti Herawati tak membawa massa dalam jumlah banyak ke MK. Utamanya, yang mendampingi Azis-Eti sebagai pihak terkait dalma sengketa Pilwalkot Cirebon adalah Tim Kampanye Gabungan (Timkamgab) pasangan Azis-Eti (Pasti) dan tim kuasa hukum.

“Timkamgab berangkat. Tapi kalau ada masyarakat yang menyambut (kedatangan usai sidang MK), itu adalah wujud syukur masyarakat karena selesainya proses panjang pilkada. Karena putusan ini sangat ditunggu masyarakat,” tuturnya.

Di sisi lain, Azis juga menyampaikan, dirinya dengan pihak pemohon sengketa Pilwalkot Cirebon, yaitu Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut satu, H Bamunas S Boediman MBA dan Effendi Edo SAP MSi tetap menjalin hubungan yang baik.

“Saya dan Pak Oki (sapaan akrab Bamunas, red) baik-baik saja. Kami akan terus bersahabat. Pak Oki dan saya sudah sepakat untuk bersama-sama membangun Kota Cirebon,” kata politisi Partai Demokrat yang memenangkan Pilwalkot Cirebon 27 Juni dan PSU 22 September itu.

Sementara itu, mantan Ketua KPU Kota Cirebon periode 2013-2018, Emirzal Hamdani SE Ak juga direncanakan akan hadir dalam sidang tersebut. Proses pilwalkot sendiri berlangsung di era kepemimpinannya di KPU Kota Cirebon. “Insya Allah hadir jika diperlukan,” katanya. (jri)

Retna Vionita, Keliling Negara Asean

Retna Vionita

MODEL jelita, Retna Vionita pernah berkunjung ke negara-negara Asean.  Setidaknya, ada 3 negera yang pernah dikunjunginya, yakni Malaysia, Singapura dan Thailand.

Mahasiswi Jurusan Manajemen Perhotelan Untag Prima itu mengaku, banyak pelajaran yang diambilnya selama belajar di negera Asean itu. Salah satunya belajar mengenai etika dan kebudayaan di masing-masing negara tersebut.

“Saya pernah ke Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kita bisa wisata sambil belajar budaya di luar negeri,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Vio, sapaan akrabnya,  menjelaskan, di samping mempelajari  dan mengasah keterampilannya berkomunikasi  dan mengenal langsung  kebiasaan masyarakat di Malaysia, Singapura dan Thailand, kedatangannya ke negara-negera tersebut juga untuk melatih kemahirannya berbahasa Inggris.

Pasalnya, selama di negera-negara tersebut Vio  lebih banyak menggunakan bahasa Inggris. “Di situ, saya terkesan, karena bisa mempraktekkan ilmu manajemen perhotelan dan Bahasa Inggris yang sudah saya pelajari di kampus dan di luar kampus,” tukas dia. (wan)

Persatuan Kita Sedang Diuji

PIMPIN UPACARA
PIMPIN UPACARA. Sultan Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat SE saat menjadi pembina upacara HUT Kemerdekaan di halaman  Keraton Kasepuhan. Di momen kemerdekaan Sultan berpesan jaga persatuan bangsa.

CIREBON – Sultan Kasepuhan ke XIV, PRA Arief Natadiningrat SE  mengatakan, momentum hari kemerdekaan RI ke-73 harus dimaknai sebagai  pemersatu warga negara Indonesia dari berbagai latar belakang.

Dia mengungkapkan, meski di tahun politik, urusan persatuan harus menjadi agenda utama setiap warga negara Indonesia.  Tak boleh ada perselisihan gara-gara beda pandangan politik. Sultan Arief pun mencontohkan dengan konsep ucapara yang digelar di halaman Keraton Kasepuhan.

“Kami di sini sebagai rasa syukur memperingati HUT kemerdekaan dengan upacara. Dengan berpakaian tradisional, musik tradisional, ada pakaian mengenang sejarah Indonesia,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon.

Sultan Arief mengatakan, setidaknya ada beberapa poin yang perlu dicatat dalam peringatan HUT kemerdekaan  di tahun politik ini. Yakni menjaga persatuan dan kesatuan. Dia menyebut  persatuan dan kesatuan Indonesia sedang diuji.

“Karena persatuan dan kesatuan republik Indonesia sedang diuji saat ini dengan era globalisasi, era internet, era demokrasi, era multi partai dan mudah-mudahan kita bisa lolos dalam ujian ini untuk menjaga pesartuan dan kesatuan,”  lanjut dia.