Rabu, 20 November 2019
Beranda blog

Guru Besar IAIN Cirebon, Prof Adang Ajak Pengurus Al-Islah Bobos Studi Banding ke Tazkia IIBS Malang

BERSAMA. Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Adang Djumhur bersama para pimpinan Tazkia IIBS, Malang, Jawa Timur.
RAKYATCIREBON.CO.ID – Guru Besar IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr Adang Djumhur mendorong lembaga pendidikan Islam tingkatkan kualitas lulusan dan terus berinovasi dalam pengembangan kelembagaan. Hal itu dituangkan Prof Adang dalam pemdampingan Pengurus Ponpes Al-Islah Bobos Cirebon yang melakukan studi banding ke Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS) Malang, Jawa Timur, Minggu (17/11) sebagai bagian dari pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 
Menurut Prof Adang, melalaui studi banding itu diharapkan terjadi transfer pengetahuan terkait tata kelola kelembangaan dari Tazkia ke Al-Islah. Pasalnya, Tazkia layak menjadi lembaga pendidikan Islam alternatif. Khususnya bagi generasi milenial. Karena bisa menutupi dan melengkapi kekurangan yang ada pada lembaga pendidikan salafi di satu pihak dan lembaga pendidikan modern di pihak lain.
Prof Adang menjelaskan, Tazkia menawarkan keunggulan pembelajaran bahasa Inggris dan Arab, entrepreneurship, dan penguasaan IT yang jadi kebutuhan masa depan generasi milenial. Walaupun sekolah (tingkat SMP dan SMA) di Tazkia tidak murah, biaya masuknya Rp38 juta, biaya per bulan Rp2,65 juta, dan biaya pendaptaran Rp650 ribu. Tetapi, peminatnya sangat tinggi, bahkan mereka rela inden untuk tiga tahun ke depan. 
Untuk tahun 2020, hanya kelas 3dan kelas 8 yang bisa diterima. Sedangkan kelas 4, 5, 9 dan 10 sudah ditutup. Karena sudah penuh. Jumlah siswa saat ini 400 putri dan 400 putra, tetapi lebih dari 1.500 calon siswa yang sudah menunggu antri masuk. “Meski begitu, tersedia 10 persen kursi bagi siswa tidak mampu dan anak yatim yang berprestasi,” ujar Prof Adang.
Dia melanjutkan,  pelajaran yang bisa diambil dari studi banding itu antara lain bahwa pengelolaan pendidikan Islam harus memiliki visi yang berorientasi memenuhi kebutuhan masa depan serta dikelola secara profesional. 
Dalam konteks IAIN Cirebon yang memiliki Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sejak 1965 dan telah melahirkan puluhan ribu lulusan sebagian besar berprofesi sebagai guru dan pengelola lembaga pendidikan, sudah waktunya memiliki sekolah model seperti Tazkia. Sekolah model dapat dijadikan sebagai laboratorium mahasiswa dan alumni untuk mengaktualisasikan ilmu di sekolah model. 
“Sebenarnya usulan itu sudah terlambat untuk diwujudkan, tetapi ada kaidah, bahwa lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali,”  pungkas Prof Adang. (wan)

HUT ke-28, SMAN 7 Gelar Pensi sebagai Wadah Kreasi Siswa

PENAMPILAN. Bintang tamu 3 Composers saat tampil di panggung utama Pensi HUT ke-28 SMAN 7 Cirebon, Minggu (17/11)
RAKYATCIREBON.CO.ID SMAN 7
Cirebon merayakan puncak hari ulang tahun (HUT) ke-28, Minggu (17/11). Berbagai
kreasi dan pertunjukan seni siswa ditampilkan di atas panggung utama. Sejumlah
bintang tamu pun didapuk untuk memeriahkan puncak HUT ke-28.

Kepala SMAN 7
Cirebon, Dra 
Hj Rini Mulyanti S MM mengatakan, HUT ke-28 bagi SMAN 7 Cirebon
menjadi momen untuk terus meningkatkan prestasi sekolah dan siswa. Sebagai
salah satu SMA terbaik di Kota Cirebon, SMAN 7 terus berusaha menjadi lembaga
pendidikan terdepan dalam prestasi.

Harapannya tentunya
saja untuk siswa-siswi SMAN 7 Cirebon bisa lebih maju dan lebih berprestasi,”
ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Sementara
itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 7 Cirebon,
Undang Ahmad Hidayat SPd MM menjelaskan, puncak kemeriahan
HUT ke-28 SMAN 7 Cirebon merupakan wadah bagi kreasi dan penampilan seni siswa.
Sejumlah penampilan seperti paduan suara, tari dan gemelan, band siswa dan band
guru bakal tampil memeriahkan panggung utama.

Acara anak padua
suara, tari dan gamelan, drama, dan penampilan band anak band guru, bintang
tamu Belleza, El Queen dan 3 Composer,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon.

Undang
melanjutkan, seni dan penampilan yang dipertunjukan terdiri dari tradisional,
modern dan kontemporer. Sehingga lebih variatif dan menghibur.

Selain
penampilan seni, rangkaian HUT ke-28 juga diisi dengan liga sepak bola antar
kelas atau yang dikenal dengan liga semoeth. Ajang ini juga sebagai media untuk
meningkatkan bakat dan minat siswa di bidang olahraga. (wan)

Bikers Honda ADV150 Keliling Kota Cirebon Kampanye Berkendara Cari Aman

CITY ROLLING. 100 bikers yang terdiri dari konsumen pengguna Honda ADV150 dan beberapa perwakilan dari Ikatan Motor Honda Cirebon (IMHC) mengikuti acara bertajuk ADV150 Urban Exploride di Grage Mall Cirebon, Sabtu (16/11).
RAKYATCIREBON.CO.ID – 100 bikers yang terdiri dari konsumen pengguna Honda ADV150 dan beberapa perwakilan dari Ikatan Motor Honda Cirebon (IMHC) mengikuti acara bertajuk ADV150 Urban Exploride di Grage Mall Cirebon, Sabtu (16/11).  Kegiatan ini digagas PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat.

Acara diawali City Rolling dengan
menempuh jarak sekitar 75 KM di Kota Cirebon. Dalam perjalanan menuju lokasi tujuan,
seluruh bikers sambil mengkampanyekan sosialiasi keselamatan berkendara Cari Aman.

City Rolling pada kali ini dibuat
dengan rangkaian aktivitas menarik, dimana seluruh peserta akan mengeksplorasi landmark kota di sekitaran Cirebon yakni
di Gedung Cagar Budaya British American Tobacoln (BAT).

Dalam rangkaian acaranya, DAM
bersama komunitas motor Honda yang hadir memberikan bantuan donasi ke Panti
Asuhan Azzahra. Tiba di Grage Mall Cirebon, DAM mengajak gathering seluruh
peserta dan komunitas untuk semakin meningkatkan keakraban sesama pengguna
motor Honda.

General Manager Motorcycle Sales,
Marketing and Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan acara ini sebagai bentuk
apresiasi kepada seluruh pengguna Honda ADV150. Sebagai wadah untuk kumpul
bareng dan silaturahim sesama pengguna motor Honda.

“Kami berharap mereka bisa berbagi
pengalamannya memiliki Honda ADV150 sebagai skutik penjelajah jalanan yang
hadir dengan desain bodi yang futuristik dan manly,” ujar Lerri usai kegiatan.

Honda ADV150 hadir dengan desain
bodi yang futuristic dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc
eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif untuk penggunaan
harian maupun beraktivitas dengan menyenangkan dalam mengeksplorasi pengalaman
baru setiap saat.

Berbagai fitur canggih yang
disematkan pun menjadikan Honda ADV150 sebagai partner berkendara terbaik dalam
penyaluran hobi dan aktualisasi diri di jalan raya.

(wan)

Dorong Mahasiwa Lulus Tepat Waktu, FITK Undang Wali Mahasiswa

BERSAMA. Dekan dan jajaran pimpinan FITK berfoto bersama wali mahasiswa dalam Sosialisasi Para Wali Mahasiswa Terkait Perkuliahan Mahasiswa di Aula Pascasarjana, Sabtu (16/11).

RAKYATCIREBON.CO.ID – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sosialisasi Para Wali Mahasiswa Terkait Perkuliahan Mahasiswa di Aula Pascasarjana, Sabtu (16/11). Kegiatan ini dihadiri 1700 wali dari 1700 mahasiswa.

Dekan FITK, Dr H Farihin Nur MPd mengungkapkan, peran wali dalam suksesi perkuliahan mahasiswa sangat penting. Oleh karena itu, pihaknya merancang kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan efesiensi perkuliahan mahasiswa. 
Wali mahasiswa diberi pemahaman mengenai kegiatan akademik di masing-masing jurusan, penyampaian evaluasi pembelajaran hingga kegiatan kemahasiswaan baik di dalam maupun di luar kampus. 
“Kami sampaikan untuk saling menjaga mahasiswa, saling mengawasi dan saling membantu antara wali mahasiswa dan kami (pihak kampus) sebagai penyelenggara pendidikan,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon. 
Farihin menambahkan, kegiatan tersebut nantinya akan digelar rutin. Pihaknya akan merancang sosialisasi dengan wali mahasiswa sebagai upaya untuk mendorong ketepatan waktu lulus mahasiswa FITK. 
“Salah satunya adalah untuk mendorong orang tua agar memotivasi putra putrinya lulus 7 semester. Meski memang pada umumnya masih 8 semester. Tapi akan kita dorong jadi 7 semester,” ujar Farihin. 
Sementara itu, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyampaikan apresiasinya pada wali mahasiswa. Menurutnya, kerja sama antara wali mahasiswa dengan pihak kampus dalam memantau dan menyelenggarakan pendidikan bagi mahasiswa sangat dibutuhkan.  (wan)

Nasabah Mandiri Syariah Gagas Desa Wisata di RW 04 Kejaksan Kota Cirebon

NASI JAMBLANG. Salah satu nasabah Mandiri Syariah, Arief Safari menggagas Desa Wisata di RW 04 Kejaksan Kota Cirebon. Arief mendirikan Nasi Jamblang Hj Lili di areal tersebut. Foto momen kunjungan Corporate Secretary Mandiri Syariah, Ahmad Reza beserta jajaran ke Nasi Jamblang Hj Lili, Jumat (15/11).
RAKYATCIREBON.CO.ID – Revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon sebagai tempat rekreasi warga kota disambut baik Owner Nasi Jamblang Hj Lili, Arief Safari. Arief bersama komunitas pemuda Ruang Sekawan dan PKK RW 04 Kejaksan menggagas desa wisata di RW tersebut. 
Arief yang juga nasabah Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) ini mengatakan, ide desa wisata tersebut sejalan dengan cita-cita warga RW menjadikan lingkungannya asri dan hijau. Menurut Arief, RW 04 Kejaksan akan dipadati dengan tanaman hidroponik dan hortikuktura. 
Tanaman itu tak hanya dinikmati keindahannya. Juga dimanfaatkan buah dan sayurnya. Arief menyebut, tanaman yang dipelihara didominasi tanaman pangan seperi kemangi, cabai, lemon, tomat dan lainnya. 
“Kebetulan ibu RW dan PKK di sini punya produk unggulan yang pernah juara olahan pangan yaitu sirup kemon (kemangi lemon). Ini sirupnya enak dan sehat. Dan ini bisa dijual sebagai daya tarik,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin. 
Sementara itu, komunitas Ruang Sekawan bakal mengambil peran untuk mempercantik jalan gang. Dengan menampilkan mural art di dinding-dinding. Sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan tata letak tanaman hidroponik dan hortikultura berpadu dengan mural art 
Untuk itulah, lanjut Arief, Nasi Jamblang Hj Lili hadir di RW 04 Kejaksan sebagai pelengkap konsep desa wisata. Nasi Jamblang Hj Lili mengambil peran sebagai destinasi wisata kuliner khas Cirebon yang menjajakan nasi jamblang. “Nanti juga akan ada empal gentong, nasi lengko yang akan kita kembangkan dalam waktu dekat,” kata dia. 
Menurut Arief, Nasi Jamblang Hj Lili dibangun untuk meningkatkan citra nasi jamblang. Kuliner tradisional ini memang jadi kebanggaan masyarakat Cirebon. Namun tak sedikit warung menyajikan nasi jamblang dengan cara sederhana. 
“Nasi Jamblang Hj Lili konsepnya nasi jamblang bukan makanan rakyat jelata. Orang makan nasi jamblang datang dari Jakarta dan kota besar. Mereka orang berduit. Oleh karenanya kita ingin sajikan nasi jamblang yang berkualitas,” tambah dia. 
Meski begitu, cita rasa Nasi Jamblang Hj Lili tetap mempertahankan resep warisan keluarga. Arief mengatakan, punya tukang masak khusus bernama Carmi. Sejak zaman Hj Lili masih hidup, Carmi kerap didapuk sebagai tukang masak keluarga yang kini dijadikan juru masak Nasi Jamblang Hj Lili. (wan)

Redbox Hair Show 2019 Tampilkan 6 Gaya Rambut Favorit

MODEL FAVORIT. Redbox Barbershop tampilkan 6 model rambut favorit pada Redbox Hair Show 2019, Kamis (14/11) di CSB Fashiom Week.
RAKYATCIREBON.CO.ID – Redbox Barbershop selalu terdepan soal gaya rambut. Tak cuma berikan pelayanan pangkas dan perawatan rambut, Redbox juga menjadi barometer inisiator gaya rambut pria di Cirebon. 
Melalui Redbox Hair Show 2019, Kamis (14/11) yang digelar di CSB Fashion Week, Redbox menampilkan 6 gaya rambut pria favorit di tahun ini. Di antaranya model pompador, low fade quiff, high fade side park, fringe crop, dan classic tapper, undercut. 
Barber Redbox Barbershop, Bayu Ismail menjelaskan, selain menampilkan gaya rambut terkini, Redbox Hair Show juga digelar untuk mengenalkan produk perawatan rambut dan edukasi soal gaya rambut.
“Tujuan utama untuk edukasi pada masyarakat Cirebon bahwa banyak gaya model rambut untuk saat ini. Dipadupadankan dengan fashion juga dan bentuk wajah,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon.
Bayu melanjutkan, 6 gaya rambut yang ditampilkan memang banyak digemari pria Cirebon saat ini. Dia berujar, Redbox Hair Show dapat menjadi inspirasi gaya rambut. Supaya tidak monoton dalam menata gaya rambut. 
“Gaya rambut di 2019 ini kita memang style yang new wave atau modern di samping tipis dan atas lebih variatif di banding tahun lalu,” kata dia. 
Tak hanya itu, melalui kegiatan ini Redbox iuga berbagi tips menata gaya rambut yang disesuaikan dengan tren fashion yang berkembang saat ini. Pada momen itu, pengunjung Redbox Hair Show dapat penjelasan sekaligus bisa bertanya tentang gaya rambut.
“Kita juga edukasi soal produk sesuaikan dengan model rambutnya yang bisa kita edukasikan dengan konsumen kita. Bagaimana cara penataannya saat mereka di rumah idealnya seperti apa,” tambah dia. 
Sementara itu, Owner Redbox Barbershop, Gunawan mengungkapkan, Redbox Hair Show diharapkan menjadi referensi gaya rambut pria kekinian. Bagi konsumen Redbox yang belum tau mau gaya rambut apa bisa mendapat penjelasan dari Redbox sehingga hasil pangkasan sesuai dengan fashion dan bentuk wajah. 
“2020 kalau potongan rambut sesuaikan sama fashion atau gaya berpakaian pasti. Mungkin lebih model ninetish. Model gondrong bisa jadi dan pengguaan produk juga  lebih natural. Kalau dulu mungkin lebih wetlook atau klimis,” tegas Gunawan. (wan)

Sedap Dipandang, Masjid Mandiri Syariah Diresmikan di Rest Area KM 166 Tol Cipali

MODERN. Masjid Mandiri Syariah Cipali yang berlokasi di Rest Area KM 166 Tol Cipali dibangun dengan desain arsitektur modern didominasi warna putih di bagian luar. Terdapat aksen batu bata terracotta khas Majalengka di beberapa bagian. 
RAKYATCIREBON.CO.ID – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meresmikan Masjid Mandiri Syariah Cipali yang berlokasi di Rest Area KM 166 Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) arah Cirebon, Kamis (14/11). Berdiri di atas lahan seluas 2.500 m2, masjid ini didesain dengan konsep modern. 

Meski begitu, masjid ini tetap mengusung kearifan lokal melalui penggunaan batu bata terracotta pada beberapa bagian masjid. Bata yang dipakai berasal dari Majalengka. Daerah yang dikenal sebagai sentra industri batu bata.

Masjid Mandiri Syariah Cipali dibangun dengan karakter kuat dan sedap dipandang. Pada bagian luar masjid didominasi warna putih terang. Sehingga mudah dikenali. Sedangkan pada bagian dalam tetap menonjolkan suasana modern yang teduh. 

Selain dapat menampung lebih dari 1000 jamaah, Masjid Mandiri Syariah Cipali dilengkapi fasilitas wudhu, area komersil, area laktasi, children playground hingga ATM Center.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Asisten Pembangunan dan Kesra Kabupaten Majalengka Drs H Abdul Gani serta disaksikan Jajaran Direksi, SEVP, stakeholders dan nasabah Mandiri Syariah.

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menyampaikan dibangunnya Masjid Mandiri Syariah Cipali sebagai salah satu perwujudan rasa syukur atas milad Mandiri Syariah ke-20. Sekaligus persembahan Mandiri Syariah dan nasabah untuk masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholders terutama nasabah.  Atas kontribusi nasabahlah kami dapat mempersembahkan masjid ini,” ungkapnya. 
RESMIKAN. Masjid Mandiri Syariah Cipali diresmikan Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Asisten Pembangunan dan Kesra Kabupaten Majalengka Drs H Abdul Gani serta disaksikan Jajaran Direksi, SEVP, stakeholders dan nasabah Mandiri Syariah, Kamis (14/11).
Masjid Mandiri Syariah Cipali menjadi masjid ke-empat yang dibangun Mandiri Syariah. Sebelumnya Mandiri Syariah membangun masjid di Bromo, Merapi dan Baduy. Tak hanya itu, bentuk rasa syukur lain Mandiri Syariah juga diwujudkan dengan memperbanyak jumlah unit Mobil Mushola, Mobil Klinik Gigi dan Mobil Jenazah dan Ambulans. 

Menariknya, Masjid Mandiri Syariah tak hanya dibangun semata untuk kebutuhan ibadah. Juga untuk menunjang usaha kecil dan menengah (UKM). Lantaran terdapat area komersil yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses layanan produk UKM lokal. 

Toni menambahkan, dalam menjalankan bisnis bank, Mandiri Syariah tidak hanya bertujuan mencari profit semata namun berupaya untuk dapat memberikan kontribusi bagi umat. Baik melalui penyediaan sarana ibadah, pemberian program beasiswa, sarana dan prasarana pendidikan, bantuan kebencanaan, fasilitas kesehatan dan lainnya.

“Kami berharap Masjid ini tidak hanya memberikan kenyamanan dan kemudahan sebagai tempat ibadah namun juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Untuk itu kami telah menyiapkan area komersil untuk menampilkan produk layanan UKM bagi masyarakat sekitar,” tukas dia. (wan)

Statemen Politisi Maman soal Embarkasi Pindah ke Majalengka Picu Reaksi Pemkab dan Publik Indramayu

Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat
RAKYATCIREBON.CO.ID – Pernyataan anggota DPR RI, Maman Imanulhaq yang mendesak agar lokasi pembangunan Embarkasi Haji dipindahkan dari Indramayu ke Majalengka mengundang reaksi dari berbagai pihak di Kabupaten Indramayu. Reaksi itu tidak hanya dari pemerintah daerah, bahkan publik menanggapi seriusi dan menilai pernyataannya asal.
Seperti diketahui, politisi Maman mendesak Kementerian Agama untuk memindahkan lokasi pembangunan embarkasi haji dari Indramayu ke Majalengka. Desakan itu disampaikan dalam rapat kerja dengan Kemenag yang beredar melalui media sosial. Maman berargumen, bahwa Indramayu tidak tepat untuk dibangun embarkasi, karena jauh dari akses tol dan sulit diakses jika dari perbatasan Jawa Tengah. Ditambah lagi bandara sudah ada di Majalengka. Maman beralasan pula, desakan itu titipan dari dapilnya.
Atas munculnya pernyataan itu, Plt Bupati Indramayu, H Taufik Hidayat SH kontan bereaksi. Secara tegas disampaikan, bahwa pembangunan embarkasi di Kabupaten Indramayu sudah menjadi blue print Kementerian Agama yang pembangunannya akan mulai direalisasikan pada tahun 2020. 
“Pemkab Indramayu telah menyiapkan lahan untuk embarkasi haji bahkan telah membebaskan tanahnya  untuk pembangunan tersebut. Namun tiba-tiba tanpa ada angin dan hujan Maman Imanulhaq membuat pernyataan yang menyinggung, baik pemerintahan daerah maupun masyarakat Indramayu,” ungkapnya saat saat peluncuran Aplikasi Indramayu All in One, Jumat (8/11) di ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.
Taufik mengaku heran, karena saat ini masih ada pihak yang mengutak-atik pembangunan embarkasi haji di Indramayu. Padahal sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum juga pernah membuat pernyataan yang serupa, namun setelah mengetahui duduk permasalahannya mengakui ada kekeliruan dan meminta maaf kepada masyarakat Indramayu. 
“Setelah beberapa waktu lalu Wakil Gubernur Jawa Barat, kini anggota DPR RI mengutak-atik kembali keberadaan embarkasi haji yang nantinya dibangun di Indramayu. Hormatilah proses dan tahapan yang sudah berjalan,” kata dia.
Pada kesempatan itu, Taufik yang sepertinya sudah terusik menyinggung konsep Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya penamaan Rebana yang merujuk daerah Majalengka, Cirebon, dan Subang tanpa menyertakan Indramayu dinilai kurang tepat. 
Karena konsep Rebana di dalamnya melibatkan Kabupaten Indramayu, bahkan Kecamatan Tukdana direncanakan akan dikembangkan menjadi daerah penyanga aerocity Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Majalengka. Sehingga nama Rebana harus dirubah menjadi Rebana Ayu.
Sementara itu, reaksi publik Kota Mangga terhadap pernyataan Maman Imanulhaq tidak dapat dibendung. Berbagai ungkapannya banyak beredar di media sosial. Tidak sedikit yang menyerang dan melawan pernyataan politisi Senayan tersebut. (tar)

Berkreasi dari Barang Bekas, Cara HIMBIO Tanamkan Cinta Sains pada Siswa SMA

KREASI. Siswa peserta Festival of Excellences sedang asyik olah barang bekas jadi beragam produk bernilai guna.
RAKYATCIREBON.CO.ID – Jangan remehkan barang bekas. Di tangan kreatif, barang-barang bekas bisa disulap jadi bermacam produk bernilai guna. 
Berang bekas kerap jadi masalah. Apalagi jika jumlahnya terlampau banyak. Sudah tak digunakan lagi. Namun memakan tempat jika terlalu lama disimpan.

Nah, salah satu cara agar barang bekas kembali bisa dimanfaatkan adalah dengan mengolahnya jadi barang baru. Inisiatif itu digagas oleh sekumpulan mahasiswa Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tegabung dalam HIMBIO. Selama 5 hari Senin – Jumat (11-15/11), digelar Festival of Excellences di aula gedung SBSN FSEI kampus setempat. 
Festival diisi serangkaian kegiatan untuk menanamkan cinta sains pada siswa SMA se Jawa Barat dan Jakarta. Di antaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), Lomba Kreasi Barang Bekas (LKBB), Olimpiade Biologi, Desain Alat Peraga dan Lomba Fotografi.
Tentu saja yang paling menyita perhatian adalah LKBB. Para siswa perserta sedapat mungkin menciptakan ide pengolahan barang bekas kemudian dituangkan dalam bentuk karya. 
Ketua Pelaksana Festival, Thesa Falahiyah Endang mengungkapkan, Festival of Excellences memang dirancang untuk melatih kepekaan siswa terhadap isu lingkungan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap para siswa termotivasi untuk menggunakan sains dalam penyelesaian masalah lingkungan terutana pemanfaatan barang bekas. 

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat. Selalu sukses terus untuk semuanya agar terus berkembang,” tegas dia. (wan)

Ide Olah Cangkang Kerang jadi Kerupuk Hantarkan Mahasiswi IAIN Cirebon Juarai Lomba Inovasi Teknologi

RAKYATCIREBON.CO.ID – Potensi hasil laut di Cirebon tak bisa dianggap remeh. Selain tambak udang dan bandeng, rajungan dan kerang hijau jadi komoditas utama pendulang ekonomi masyarakat pesisir. Setiap hari puluhan ton hasil laut diangkat ke darat untuk diperjualbelikan sebagai bahan konsumsi. 
Sayangnya, hasil laut tersebut tak semuanya dimanfaatkan. Rajungan dan kerang hijau kebanyakan dimanfaatkan dagingnya saja. Sementara cangkangnya kerap dibuang jadi limbah yang menumpuk.
Upaya mengolah limbah cangkang kerang memang sudah dilakukan sejumlah warga. Mereka menggiling cangkang dijadikan tepung sebagai campuran pakan ternak. Namun, hal itu belum banyak berefek mengurangi limbah cangkang kerang. 
Melihat hal tersebut, Tia Sarawati punya ide pemanfaatan cangkang kerang sebagai bahan makanan kaya kalsium yang aman dikonsumsi. Mahasiswi Tadris Biologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon merancang diversifikasi pangan berupa kerupuk dan camilan berbahan dasar tepung cangkang kerang hijau. 
Ide tersebut berhasil menghantarkan Tia menjadi juara pada Lomba Karya Ilmia Inovasi Teknologi yang digelar Bappelitbangda Kabupaten Cirebon. Dalam lomba karya tulis ilmiah itu, Tia menulis Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang dan Penambahan Daun Kelor sebagai Diversifikasi Produk Pangan Berkalsium Tinggi. 
  
“Salah satu wilayah di Kabupaten Cirebon yang masyarakatnya banyak bermata pencaharian menjadi nelayan dan pembudidaya kerang hijau adalah desa Kali Sapu kecamatan Gunungjati. Masyarakat pembudidaya ini belum memiliki kemampuan mengolah daging dan cangkang kerang hijau secara optimal. Masyarakat selama ini hanya memanfaatkan daging kerang saja yang dinilai mempunyai nilai ekonomis dengan cara direbus dan dikupas kemudian langsung dipasarkan,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon. 
Mengingat pentingnya peranan kandungan pada cangkang kerang hijau untuk membantu mengobati osteoporosis dan memperlancar pencernaan, kata Tia, maka penggunaan tepung cangkang kerang hijau merupakan alternatif  dalam upaya memenuhi kebutuhan kalsium bagi tubuh.
“Cangkang kerang dapat diolah dalam bentuk tepung atau serbuk instant, sehingga tahan lama untuk disimpan dan dapat dijadikan bahan dasar dalam membuat berbagai macam produk olahan pangan yang kaya kalsium dan bernilai gizi tingi,” tambah Pegiat Literasi Niat untuk Nulis itu. 
Tia menambahkan, diversifikasi produk cangkang kerang yang dikembangkan dalam penelitiannya berupa produk kerupuk dan cemilan. “Alasan saya memilih membuat produk diversifikasi pangan berupa kerupuk dan cemilan karena banyak disukai oleh remaja maupun orang dewasa, sehingga dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah kalsium dalam tubuh,” katanya. 
Melalui penelitiannya itu, Tia makin terpacu melakukan riset lanjutan terkait pemanfaatan limbah. “Rencana kedepan akan melakukan riser terbarukan dan dipublikasikan dalam forum ilmiah seperti seminar nasional ataupun confference international yang mana dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya. (wan)