Dirjen PHU Kemenag Tinjau Lokasi Rencana Embarkasi Haji

339
POTENSI
POTENSI. Dirjen PHU Kemenah, Nizar dan Wabup Supendi bersama rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan embarkasi haji.

INDRAMAYU – Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Prof DR Nizar MA meninjau lokasi yang rencananya akan dibangun embarkasi haji di Kabupaten Indramayu, Senin (28/5). Lokasi yang diusulkan ada 3 diantranya berada di wilayah Kecamatan Tukdana, dan pilihan lainnya di Kecamatan Lohbener.

Nizar menilai di Kabupaten Indramayu sangat layak dan siap dibangun embarkasi haji untuk proses penyelenggaraan haji di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang dapat dijadikan tempat pemberangkatan haji. Hanya saja saat ini pemberangkatan haji dari bandara tersebut belum dapat dilakukan karena belum ada embarkasi terdekatnya. “Kementerian Agama berencana membangun embarkasi haji baru untuk mendekatkan dengan BIJB dan mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya.

Disampaikan, kedatangannya di Indramayu bertujuan untuk meninjau lokasi atas usulan bupati Indramayu yang telah melakukan ekspose usulan pembangunan embarkasi haji di Kabupaten Indramayu pada 14 Mei 2018. “Setelah adanya usulan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu dan telah adanya ekspose dari pak wakil bupati, sekarang kita tinjau langsung ke lapangan untuk memastikan keberadaan lokasi yang dimaksud,” papar dia.

Menurut Nizar, selama ini jamaah haji dari Jawa Barat menggunakan embarkasi haji di Bekasi dengan jarak tempuh cukup jauh dari kabupaten/kota di Jawa Barat. Sehingga jika ada embarkasi di Indramayu, maka jamaah haji dari Jawa Barat dan bagian timur bisa lebih dekat. Termasuk daerah-daerah di pesisir utara Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, dan daerah lainnya.