Dr Sumanta Kembali Jabat Rektor IAIN Cirebon

Menang Minta Lebih Peka Terhadap Persoalan dan Kebutuhan Masyarakat

461
DILANTIK. Rektor IAIN Syek Nurjati Cirebon periode 2019-2024, Dr H Sumanta Hasyim MAg, dilantik Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Senin (07/01) di Operation Room Kantor Kemenag, Jakarta.

JAKARTA – Menteri Agama (Menag),  Lukman Hakim Saifuddin melantik Dr H Sumanta Hasyim MAg  sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syek Nurjati Cirebon periode 2019-2024, Senin (07/01).

Pelantikan secara resmi dilaksanakan di Operation Room Kantor Kementerian Agama (Kemenag),  Jalan Lapangan Banteng Barat 3– 4, Jakarta.

Berdasarkan  Keputusan Menteri Agama RI  Nomor : B.II/3/00429, B.II/3/00430, dan B.II/3/00431, Sumanta dilantik bersama dua pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya yakni Prof Dr Hj Amany Burhanuddin Umar Lubis MA sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr Inayatillah SAg MAg sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tengku Dirundeng Meulaboh.

Hadir sebagai saksi, Sekretaris Jenderal Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin.

Diketahui, Sumanta menjabat rektor untuk kedua kalinya setelah terpilih kembali dalam pemilihan rektor IAIN Desember 2018. Sebelumnya, dia menjabat rektor periode 2014-2019.

Dalam pelantikan tiga pimpinan PTKIN itu, Menag Lukman menyampaikan lima pesan penting. Pertama, pimpinan PTKIN harus menjaga tradisi akhlak Islami dan intelektual yang terus berkembang. Kedua, terkait moderasi beragama, Menag Lukman ingin PTKIN menjadi kampus-kampus terdepan dan berkelas dunia.

Untuk itu, menurut Menag ada dua hal yang harus dilakukan agar PTKIN menjadi world class university. Seperti civitas PTKIN harus akrab dengan persoalan aktual yang ada di masyarakat. Karena menurutnya, perguruan tinggi bukanlah menara gading.