Duet Pasti Berharap Pilkada Jadi Moment Saling Menghargai

446
HANGAT. Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH tampak hangat bersama warga saat blusukan. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

Bulan suci Ramadan disambut suka cita oleh umat muslim sedunia. Tak terkecuali pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti). Meski menjalani ibadah puasa, bukan berarti tiada hari tanpa blusukan ke tengah masyarakat.

“ALHAMDULILLAH kita sebagai umat muslim bergembira menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kita berkewajiban menunaikan ibadah puasa. Walau demikian, saya maupun Bu Eti tetap semangat untuk selalu berada di tengah masyarakat,” ungkap Azis.

Menurutnya, meski memiliki kewajiban berpuasa, tapi bukan berarti bisa dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Azis menilai, kewajiban puasa di bulan Ramadan wajib ditunaikan dengan penuh keikhlasan dan tidak meninggalkan kewajiban lainnya.

“Puasa jangan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Kita harus tetap menjalani banyak aktivitas positif. Hanya mungkin pola atau waktunya diubah. Seperti agenda blusukan, tetap dilaksanakan baik oleh saya maupun Bu Eti,” tuturnya.

Azis juga berharap, Ramadan ini menjadi momentum untuk saling introspeksi dan meningkatkan kadar ketakwaan kepada Allah. Dengan suasana menjelang Pilkada serentak, diharapkan semua pihak bisa mengilhami makna berpuasa untuk saling menghormati antar sesama.

“Ramadan ini menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kita. Karena kebetulan akan dilaksanakan pilkada, mudah-mudahan suasana saling menghargai di bulan Ramadan ini bisa seterusnya terjaga. Sehingga pilkada berlangsung aman, lancar, dan sukses tanpa ekses,” katanya.

Untuk diketahui, pasangan Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) merupakan calon walikota dan wakil walikota Cirebon nomor urut dua yang akan mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 27 Juni mendatang. Duet Pasti diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI dan Partai Hanura. Dalam perjalanannya, PKS dan Partai Berkarya juga menyatakan dukungannya. Azis sendiri sebelumnya menjabat walikota, baru habis masa jabatannya pada 16 April lalu. (jri)

BAGIKAN