Durasi Kampanye Saat Ramadan Berubah

79
TUNJUKAN SURAT.
TUNJUKAN SURAT. Salah seorang Komisioner KPU Majalengka menunjukan surat perubahan durasi kampanye selama Ramadan. Sementara zona pelaksanaan kampanye berdasarkan hasil rapat koordinasi tidak ada tetap berlaku.

MAJALENGKA – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka, divisi SDM dan partisipasi masyarakat, Dr H Diding Bajuri MSi mengatakan, menjelang Ramadan, ada beberapa perubahan terkait kampanye pada pilkada Majalengka.

Menurut Diding, hal itu sudah menjadi keputusan bersama ketika menggelar rapat koordinasi pelaksanaan tahapan pilkada serentak tahun 2018 dengan stakeholders pemilihan kepala daerah di kabupaten Majalengka.

Menurutnya, kegiatan rapat koordinasi tersebut menindaklanjuti kejadian aksi dari mahasiswa terhadap Panwas terkait kinerja dan penetapan zona serta waktu kegiatan kampanye.

“Sampai saat ini selama kegiatan kampanye, alhamdulillah tidak terjadi hal-hal yang menonjol yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Kami  sudah membahas kegiatan untuk kampanye pada Ramadan nanti,” ungkap Diding kepada Rakyat Majalengka, Selasa (17/4).

Dijelaskannya, untuk zona pelaksanaan kampanye berdasarkan hasil rapat koordinasi tidak ada perubahan dan tetap berlaku. Namun, kata dia, untuk waktu kampanye selama Ramadan  terhitung mulai 16 Mei 2018 hingga 13 Juni 2018 akan ditambah durasi kampanye menjadi 24 jam. Padahal, sebelumnya, kampanye hanya sampai pukul 18.00 WIB.

“Sedangkan pada 19 dan 22 Juni 2018 pelaksanaan kampanye dalam bentuk pertemuan terbatas dan tatap muka kembali ke kesepaktan pada 14 Pebuari 2018. Lokasi kampanye rapat umum dilaksanakan di lapangam desa Sutawangi kecamatan Jatiwangi,” urainya.

Sedangkan untuk kampanye rapat umum dilaksankan setelah Ramadan dengan ketentuan paslon nomor urut 1 pada 20 Juni 2018. Paslon nomor urut 2 pada 21 Juni 2018, dan paslon nomor urut 3 pada 23 Juni 2018. Sementara waktu pelaksanaan ketiganya sama. Yakni, pukul 09:00 WIB sampai 18:00 WIB.

“Selama pelaksanaan kampanye rapat umum, pasangan calon yang tidak melaksanakan kampanye rapat umum pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan tidak diperkenankan melakukan kampanye dalam bentuk apapun,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad SIK MSi mengapresiasi, kepada semua instansi terkait yang telah melalui tahapan pesta demokrasi ini berjalan dengan baik.

“Pihak kepolisian mengikuti apa yang telah menjadi kesepakatan yang sudah dilakukan sebelumnya. Khusus zona dan waktu, kami menunggu proses kesepakatan. Apakah akan berubah atau tetap,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Panwas Kabupaten Majalengka, H Agus Asri Sabana mengatakan, menyikapi selama proses kampnye, pihaknya berharap supaya berjalan dengan baik. “Proses kampanye telah dicapai kesepakan bersama. Baik jadwal maupun zona waktu kampanyenya,” imbuhnya.(hsn)