Jangan Gunakan Bahu Jalan untuk Jualan

403

Sedangkan titik kemacetan yang sering terjadi diantaranya di sekitar pasar Maja, pasar Talaga, maupun pasar Cikijing dan beberapa titik lainya. “Jalur selatan memang cukup rawan. Sehingga para pemudik diimbau berhati-hati dan ekstra waspada. Apalagi, hujan kadang turun tidak terduga yang menyebabkan jalan menjadi licin dan pandangan menjadi sedikit tergangu,” terang Didin petugas Dishubkominfo yang berada di Pos Pasar Talaga.

Sementara itu, Pemerhati Tata Ruang dan Tata Kota Majalengka, Ayi Nurhatayi menilai, banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk melakukan penataan kota dan penataan wilayah.

Termasuk, kata dia, salah satunya penataan masalah perparkiran dan pasar tumpah yang kerap menjadi masalah kemacetan. Solusi yang pertama untuk pasar tumpah, adalah dengan mencari lokasi alternatif untuk menempatkan para pedagang tersebut agar tidak menggangu lalu lintas.

“Kedua, pemerintah harus lebih tegas melarang pedagang yang mengunakan bahu jalan untuk berdagang. Permaslahan kemacetan akibat pasar tumpah saya kira tidak akan selesai manakala tidak ada langkah tegas dari pemerintah. Hal ini akan terus terjadi,” ujar Ayi, kemarin.

Terpisah, Kapolres Majalengka Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohnad SIK MSi mengatakan, masalah kemacetan akibat pasar tumpah tidak hanya bisa ditangani oleh satu pihak saja. Melainkan harus dipecahkan oleh semua pihak termasuk kesadaran pedagang, dishub, polisi dan pemerintah daerah itu sendiri.

“Mengantisipasi arus mudik dan balik, kami sudah melakukan upaya. Diantaranya memasang sejumlah rambu lalulintas maupun pos pengamanan. Serta pos penjagaan dan pengaturan (Gatur). Termasuk penujuk arah, juga menyiapkan jalur alternatif mudik yang bisa digunakan untuk mengalihkan arus saat terjadi kemacetan,” pungkasnya.(pai)