Kagum dengan Pengabdiannya, Ibu Hamil Ini Minta Foto Bareng TNI

153
FOTO BARENG. Ibu hamil bernama Dewi (24), penjual es kelapa muda di Bok Mijen, Desa Cempeh, Lelea, Indramayu, foto bersama TNI.

LELEA-Dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lingkungan TNI selalu dituntut untuk membuat laporan. Baik itu laporan rencana selama kegiatan maupun paska kegiatan. Di samping itu adanya evaluasi guna melihat secara langsung di lapangan baik kegiatan fisik maupun non fisik.

Hal ini telah dilakukan oleh tim pengawasan dan evaluasi (Wasev) Mabes TNI dalam kunjunganya ke TMMD 101 Kodim 0616 Indramayu di Desa Cempeh Lelea Indramayu. Mereka melihat langsung sejauh mana kegiatan itu dilaksanakan sebagai tolok ukur keberhasilan.

Ada pemandangan yang cukup menarik dari kunjungan kerja tim Wasev Mabes TNIĀ  Tim yang diketuai Paban IV/Spotmar Kasal Kolonel Laut (S) Djakaria PG SSos MA didampingi Pabandya Komsos Ban IV Kasal Letkol Laut (P) Arief Rustaman. Mereka (tim Wasev, red) disambut begitu hangat oleh masyarakat setempat.

Bahkan ada ibu hamil bernama Dewi (24), penjual es Kelapa Muda di Bok Mijen desa setempat meminta berfoto bersama TNI. Bahkan ia mengakuĀ  karena selama ini tidak pernah melihat kegiatan TMMD sebelumnya.

Ibu hamil itu mengaku sangat bangga dan kagum dengan TNI yang sudah memberikan kemajuan di desanya dalam pembangunan. Warga setempat benar benar terbantu dengan kegiatan TMMD tersebut, wajah desa yang sebelumnya jarang tersentuh pembangunan saat ini dibangun. Ia juga mempunyai keinginan bahwa nanti anaknya kelak bisa menjadi TNI agar bisa membangun desanya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI,” jelas Dewi kepada anggota tim Wasev saat kunjungan di lokasi TMMD.

Hal senada diungkapkan tokoh ulama Desa Cempeh, KH Kholil yang mengaku bangga dan terbantu dengan adanya kegiatan TMMD 101 Kodim 0616/Indramayu. Sebab, dalam pelaksanan programnya benar – benar memberikan kontribusi pada terciptanya peningkatan kesejahteraan serta perbaikan ekonomi warga setempat. Pihaknya tak menyangka kalau TNI itu bisa berbaur dengan masyarakat, membantu pembangunan desa.

Bahkan, anggota TNI juga pandai ilmu agama Islam serta dibuktikan dengan menjadi penceramah saat salat Jumat. “Selama ini saya berpikir kalau TNI itu bisanya perang saja dan pada kenyataanya semua bisa. Pihaknya benar benar kagum dengan kiprah TNI di tengah masyarakat. (rls/KodimCup)

BAGIKAN