Keju Arab dari Susu Kambing Menu Paling Favorit  

Perjalanan Umrah Ramadan Rakyat Cirebon - Salam Tour (11)

493
Angkut Sampah
ANGKUT. Tumpukan sampah usai buka puasa di Masjid Nabawi Madinah secara maraton diangkut petugas agar tidak menggangu jalannya ibadah.

Tradisi itu tak akan pernah hilang. Ya, ratusan ribu jamaah dari berbagai negara berbuka puasa di Masjid Nabawi, Madinah saat Ramadan dan pada bulan-bulan puasa Sunnah.

Membagikan takjil dan makanan untuk buka puasa sudah menjadi tradisi warga Madinah sejak ratusan tahun lalu. Sekitar 30 menit sebelum waktu berbuka tiba, lembaran plastik sepanjang 15 meter-an atau sufroh digelar membentuk barisan saf di dalam dan pelataran masjid.

Bekerja secara cepat dan terkoordinasi, petugas meletakkan makanan dan minuman di atasnya dengan rapi. Beberapa pengurus turun-temurun, hotel, dan restoran besar di sekitaran Masjid Nabawi menjadi penyelenggara resmi kegiatan buka puasa. Mereka bertugas menyediakan takjil.

Warga yang tidak menjadi panitia penyelenggara, akan membagikan makanan di pinggir jalan. Penduduk Madinah merasa senang kedatangan tamu jamaah dari seluruh dunia. Tidak memandang suku, ras dan warna kulit, mereka membagikan makanan kepada siapa saja dengan ramah.

Tak hanya warga Madinah, jamaah dari negara lain, terutama Indonesia, juga sering membagikan makanan. Semuanya mengikuti kebiasaan baik Rasulullah SAW yang suka berbagi.

Takjil yang dibagikan di Masjid Nabawi sangat khas. Sama dengan takjil di masjid besar lain di Madinah, seperti Masjid Quba. Bahkan menu takjil ini jadi rujukan banyak masjid besar di seluruh dunia. Apalagi buat kamu yang merasa rindu pernah berbuka puasa di Masjid Nabawi. Menu-menu unik takjilnya yakni Air zamzam (20 ribu galon per hari). Kurma dan kopi Arab. Kurma jumlahnya ribuan. Jenisnya kurma ajwa dan ruthob atau kurma muda yang manis. Kopi Arab (qahwa) yang kaya rempah. Ada pula teh kurma dan teh hijau hangat. Lalu Laban dan roti tamis.

Laban adalah yogurt Arab yang terbuat dari susu sapi atau domba yang difermentasi. Cara mengonsumsinya adalah dicocol dengan roti tamis khas Arab. Walaupun hanya makan ini, rasanya cukup mengenyangkan. Ada juga Sambusa. Campuran daging sapi dengan kacang-kacangan khas Arab dan kentang.

Yang paling favorit adalah yang berisi keju Arab yang terbuat dari susu kambing. Lalu ada Duqqah. Kacang-kacangan, biji-bijian, dan rempah-rempah khas Arab yang ditumbuk jadi satu. Jus buah atau susu segar menyertakan jus atau susu dalam takjil. Ada lagi Nasi mandhi.