Maaf, Tiket Mudik Sudah Habis

434

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka akan terintegrasi dengan pelabuhan Patimban di Subang. Jarak dari Bandara Kertajati ke Patimban sejauh 40 kilometer akan dihubungkan aksesnya melalui Tol Cipali.

“Dengan Patimban pasti harus terintegrasi. Ya lewat Tol Cipali tentunya. Nanti kan harus ada jalan tol baru ke Patimban dan akan dibangun,” ujar Aher, usai melakukan pendaratan di BIJB, Kamis 24 Mei 2018.

Menurutnya, sementara penamaan Bandara Kertajati saat ini masih belum ditentukan. Namun dari jajaran Pemprov Jabar telah menyepakati nama yang akan diusulkan ke pemerintah pusat adalah Bandara Internasional Abdul Halim. Abdul Halim sendiri merupakan tokoh perjuangan asal Majalengka dan telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

“Kalau dari kami nama Bandaranya Abdul Halim dan akan segera diusulkan ke pusat. Tadi juga saya sudah berbicara langsung dengan Presiden Jokowi,” ucapnya.

Aher pun mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta itu.

“Khususnya kepada Gubernur terdahulu saya Bapak R Nuriana dan Bapak Danny Setiawan selaku pencetus bandara ini. Serta seluruh pihak yang telah membantu terlebih kepada sindikasi bank yang membantu dari sisi pendanaan,” kata Aher.

Usai sukses mendarat pada hari bersejarah tersebut Aher meyakini, bukan hanya mudik yang bisa terlayani melalui Bandara Kertajati. Tapi juga penerbangan haji 2018 yang akan dimulai Juli mendatang.

“Insya Allah 15 Juli bandara ini bisa dipakai embarkasi haji. Selain haji, salah satu pariwisata baru di Indonesia yakni wisata umrah. Kami ketahui keberangkatan umrah itu dalam seharinya ada enam sampai tujuh ribu setiap hari, dan itu seperempatnya dari Jawa Barat,” imbuhnya.(hsn)