Mahasiswa Gerimis Dukung Pasangan Sentosa

119
DUKUNGAN. Mahasiswa Kuningan yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswi Sentosa (Gerimis) mendukung pasangan dr Toto Taufikurohman Kosim–Yosa Octora Santono (Sentosa) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2018-2023. FOTO: ALEHANDRO MALIK/RAKYAT CIREBON
DUKUNGAN. Mahasiswa Kuningan yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswi Sentosa (Gerimis) mendukung pasangan dr Toto Taufikurohman Kosim–Yosa Octora Santono (Sentosa) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2018-2023. FOTO: ALEHANDRO MALIK/RAKYAT CIREBON

KUNINGAN- Dukungan untuk paslon nomor urut satu yakni Sentosa terus mengalir, kali ini dukungan datang dari gabungan mahasiswa putri di Kabupaten Kuningan yang sepakat mendukung dr Toto Taufikurohman Kosim–Yosa Octora Santono (Sentosa) menjadi Bupati Kuningan 2018-2023. Dukungan itu mereka sampaikan dalam deklarasi yang dilakukan di Café Nangkring Jl Aruji No 20 Kuningan, Senin (16/4).

Dengan mengenakan kaos #2018GantiBupati, mereka sepakat untuk mendukung dan mengawal hingga mencapai kemenangan pasangan calon bupati yang menggunakan slogan Sentosa itu. Para mahasiswi itu di antaranya berasal dari Kampus Universitas Kuningan (Uniku), Stikes, dan Universitas Islam Al-Ihya (Unisa).

Ketua Aliansi Mahasiswi se-Kuningan, Gina Oktaria menyatakan bahwa semua telah sepakat bahwa gerakan ini diberi nama Gerakan Mahasiswi Sentosa yang disingkat Gerimis.

Gina memberi alasan mengapa pihaknya harus turun gunung memberikan dukungan kepada Sentosa, sebab mahasiswa adalah agent of change, social control dan iron stock, itulah peran secara khusus mahasiswa untuk masyarakat. Termasuk dalam pemerintahan di suatu daerah mahasiswa juga berkesempatan untuk mendukung atau pun mengkritik.

Dukungan ini, kata Gina bukan terjadi secara tiba-tiba, tetapi sudah melalui pemikiran yang panjang. Sebelum deklarasi, beberapa mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi ini, sering melakukan pertemuan untuk merumuskan perjuangan yang baik dan tepat sasaran.

“Kami akhirnya memutuskan untuk mendukung dan mengawal pasangan Sentosa hingga dilantik,” tuturnya.

Gina yang juga adalah seorang aktivis berharap semoga Bupati dan Wakil Bupati Kuningan yang baru nantinya dapat menjadi pemimpin yang mampu berkata jujur, bekerja dengan hati nurani, dan mendukung segala kegiatan–kegiatan kepemudaan.

“Saya rasa apa yang sudah dilakukan dr Toto dengan pengobatan gratis adalah bukti yang tak terbantahkan bahwa calon bupati ini telah berbuat nyata, bukan wacana,” kata mahasiswa jurusan hukum itu.

Mahasiswi yang tergabung dalam aliansi ini, nantinya akan terlibat aktif dalam mensosialisasikan Sentosa di desa asalnya masing-masing. “Kebanyakan kami berasal dari pelosok desa. Kami menginginkan pemimpin yang selain peduli pendidikan, juga mengerti kebutuhan warga desa,” ungkapnya Rindi Mahasiswi jurusan ekonomi dari Unisa.