Pastikan 13 Korban Kapal Terbalik Selamat

188
PREPARE
PREPARE. Tim Basarnas bersama personel dinas/instansi terkait saat persiapan posko Mako Satpolairud Karangsong sebelum menuju perairan Laut Jawa.

INDRAMAYU – Berbagai upaya dilakukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama sejumlah pihak terkait untuk menyelamatkan 13 korban kapal nelayan yang terbalik di Laut Jawa. Dari perkembangan informasinya, para korban dikabarkan dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke salah satu pelabuhan di Kalimantan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah menyampaikan, pada Sabtu (4/8) sekitar pukul 23.45 WIB diterima informasi dari salah satu keluarga korban yang menyebutkan bahwa semua korban telah berhasil diselamatkan oleh kapal MT Bahari Maju 2 menuju Pelabuhan Sampit, Kalimantan Tengah. “Dari informasi itu kemudian kami kroscek kontek dengan MT Bahari Maju 2 melalui radio. Informasinya A1,” jelas dia, Minggu (5/8) di posko yang berada di Mako Satpolairud Polres Indramayu.

Lalu pihaknya berupaya mencari informasi terkait proses pertolongan dan tidak adanya laporan yang seharusnya segera disampaikan. Namun cuaca buruk yang masih berlangsung menjadi kendala dalam menggunakan radio di tengah laut lepas. “Lalu kami gali informasi kapan mereka tiba dan kenapa tidak melaporkan. Ternyata mereka sudah berusaha melaporkan ke stasiun radio terdekat, tapi karena cuaca kurang bersahabat, kecepatan angin tinggi dan gelombang laut, mereka tidak bisa menembus untuk komunikasi dengan daratan,” terang dia.

Atas kondisi itu, terhadap seluruh korban yang berhasil dievakuasi diput‎uskan untuk dibawa ke Pelabuhan Sampit. Dan pada Minggu (5/8) sekitar pukul 09.00 WIB diperkirakan sudah sampai di lokasi tujuan. “Di waktu yang diestimasikan itu ada informasi bahwa kapal tidak bisa merapat ke Pelabuhan Penindang. Kemudian mereka (korban, red) diintercept oleh KMP 342 milik KPLP Pelabuhan Penindang. Estimasi tiba seluruh kru sekitar pukul 11.00 WIB,” kata dia.