Pemasaran Kerajinan Tangan Andalkan Sosmed

166
GELANG.
GELANG. Salah satu produk kerajinan tangan Fuad Hasan berupa berupa aksesoris gelang dan handstrap kamera dipasarkan melalui sosial media. Selain sebagai ajang wirausaha baginya membuat handycraft merasa memiliki kepuasan tersendiri.

MAJALENGKA-Berbekal sering mengisi waktu luang saat kuliah dengan belajar membuat kerajinan tangan, salah satu pemuda Majalengka yang tergabung di Perupa Majalengka, Fuad Hasan mahir menciptakan karya-karya cantik.

Yakni, berupa aksesoris gelang, handstrap kamera, gantungan kunci dan lanyard. Dengan mengikuti perkembangan era digital iapun kreatif memasarkan handmade buatannya di jejaring sosial media.

Alumni Unsoed tahun 2015 asal Desa Tanjungsari Rt 1 Rw 7 Kecamatan Leuwimunding itu merupakan pegiat kriya yang cukup kreatif. Tidak heran dengan ilmu yang ia dapatkan, karya-karyanya yang ia buat dari Paracord dan tali Prusik, berhasil memikat konsumen di sosmed.

Dijelaskannya, sejauh ini produk yang ia buat masih dikerjakan sendiri dengan bahan baku yang ia dapat dari Bandung. “Awalnya saya belajar autodidak, terus belajar di komumitas se Indonesia namanya Indonesian Paracordist. Dan yang mengerjakan produk-produk ini masih saya sendiri,” ungkap Fuad kepada Rakyat Cirebon, Senin (14/5).