Pertama Kali Digagas Mendiang Boediman Kusika

59
grage group
SERAHKAN. Keluarga besar Grage Group menggelar Syudulimar sebagai bentuk rasa syukur. Di dalamnya juga ada kegiatan amal yang diserahkan langsung anggota keluarga inti kepada anak yatim, tukang becak, dan veteran pejuang.

GRAGE Group rutin melakukan Syukuran Dua Lima Maret (Syudulimar). Syudulimar ke-15 kali ini sekaligus diperingati satu tahun meninggalnya H Boediman Kusika.

Syudulimar sendiri dilaksanakan di aula masjid Hijau, kompleks Grage City Mall, Kota Cirebon, Sabtu (14/4). Di mata keluarga, syudulimar merupakan tradisi tahunan.  Di dalamnya ada kegiatan sosial dan amal Grage Group kepada anak yatim, tukang becak dan veteran.

Tidak kurang dari 500 anak yatim mengikuti acara syukuran Grage Group. Selain itu, juga digelar doa bersama dan pengajian.

Direktur Utama Grage Group, H Bamunas S Boediman, mengatakan Syudulimar pertama kali digagas  mendiang H Boediman Kusika pada  dua puluh lima Maret 2003 silam. Kala itu, Grage Group dianggap berhasil keluar dari kekacauan ekonomi akibat krisis moneter pada 1998.

Sampai saat ini, kata dia, Syudulimar rutin digelar. Selain sebagai bentuk rasa syukur,  Syudulimar juga ajang bagi Grage Group untuk meningkatkan kualitas hubungan baik dengan relasi perusahaan. Pasalnya, pada acara tersebut  relasi perusahaan dan keluarga besar Grage Group juga turut hadir.

“Syudulimar itu cara keluarga besar Boediman Kusika bersyukur kepada Allah SWT. Karena kami pernah mengalami suatu masa di zaman krisis moneter. Tepatnya, pada 25 Maret 15 tahun yang lalu kami bisa keluar dari permasalahan itu,” ungkap Bamunas kepada Rakyat Cirebon.

Pihaknya ingin Syudulimar terus dijalankan. Tradisi keluarga ini bakal ditunaikannya, mengingat tak hanya berdimensi bisnis.  Melainkan lebih kepada kegiatan amal untuk membantu anak yatim, tukang becak, dan para veteran pejuang.

“Memang inikan acara rutin yang dibuat  bapak (mediang H Boediman, red) walaupun beliau sudah tidak ada. Kami hanya menjalankan amanah yang bapak berikan kepada kami. Insya Allah ke depan kami bisa melakukan,” tukas dia. (*)