Puluhan Tahun Belum Tersentuh Perbaikan

419
KERJA BAKTI
KERJA BAKTI. Warga desa Cipeundeuy kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka melakukan kerja bakti di bawah tiang penyangga jembatan yang rusak. Jembatan tersebut hancur akibat sering diterjang air sungai. Disamping itu, usia jembatan sudah puluhan tahun belum ada perbaikan.

MAJALENGKA-Jembatan Ciawi yang terletak di desa Cipeundeuy kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka terancam ambruk. Hal itu menyusul hancurnya tiang penyangga bagian bawah akibat sering diterjang air sungai.

Disamping itu, usia jembatan tersebut sudah puluhan tahun belum ada perbaikan. Menyikapi kerusakan itu, warga setempat bergotong royong membuat tumpukan batu, agar tiang itu tidak roboh tergerus air sungai.

Pjs Kepala Desa Cipeundeuy Kecamatan Bantarujeg, Iding Hasanudin mengatakan, sudah sepekan warga Desa Cipeundeuy melakukan kerja bakti dalam mengantisipasi robohnya penyangga jembatan tersebut.

“Setelah melihat ada lubang yang bolong besar di bawah penyangga tiang, warga langsung melakukan kerja bhakti, membuat penghalang. Agar air sungai tidak terus menggerus menghantam penyangga jembatan,” jelas Iding kepada Rakyat Majalengka, Jumat (27/7).

Dijelaskannya, tindakan ini sebagai antisipasi sementara. Agar jembatan yang menghubungkan antar desa tidak putus. Selain itu, pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada Pemkab Majalengka melalui instansi terkait. Seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) dan Dinas PSDPE.

“Kemarin, kami sudah mengajukan laporan. Sekaligus permohonan kawat penahan batu. Namun, belum dapat direalisasikan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, Pemkab Majalengka segera menindaklanjuti laporan kerusakan jembatan tersebut, sebelum terputus.