Saham Blue Chip Cocok untuk Pemula

300
TREN INVESTASI.
TREN INVESTASI. Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon M Lutfi saat menjelaskan tren minat masyarakat terhadap pasar modal perbankan. Tingkat literasi atau pemahaman masyarakat terhadap industri pasar modal  berdasahkan hasil survei juga terus meningkat.

KESAMBI – Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, M Lutfi mengungkapkan saham perbankan masih menduduki 10 besar saham blue chip Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu Februasi hingga Juni 2018.

Masih bertenggernya beberapa bank besar Indonesia di papan atas saham blue chip lantaran perusahaan keuangan ini memiliki pendapatan stabil dengan liabilitas tidak terlampau banyak. Saham bule chip, diminati investor yang ingin bermain aman.

“Ada orang yang spekulan itu mencari saham yang fluktuatif. Kalau orang yang mau main aman, beli saham blue chip. Seperti saham perbankan,”  ungkap Lutfi kepada Rakyat Cirebon, kemarin.

Menurutnya, saham blue chip sangat cocok untuk investor saham pemula. Lantaran potensi risiko dapat diminimalisir. Karena perusahaan yang menjual saham stabil. Selain blue chip, investasi reksada juga bisa jadi pilihan untuk pemula.

Selain itu, kata dia, sebagian investor justru lebih tertarik pada saham spekulatif. Saham jenis itu tergolong beresiko tinggi. Karena tidak ada jaminan kestabilan perusahaan penjual  saham. Meski demikian, saham jenis ini tetap seksi karena menawarkan return yang lebih besar.