Tokoh Sukapura: Lanjutkan Menata Kota, Pak Azis Butuh Waktu Sekali Lagi

102
DUKUNG PASTI. Sejumlah tokoh masyarakat di Kelurahan Sukapura usai bersilaturahmi dengan Calon Walikota dan Wakil Walikota, Drs Nashrudin Azis SH (keenam dari kiri) dan Dra Hj Eti Herawati, kemarin. Mereka mendukung pasangan Azis-Eti (Pasti). FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

CIREBON – Dukungan dari masyarakat kepada pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Cirebon nomor urut dua, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati terus mengalir. Kali ini sejumlah tokoh masyarakat di semua RW se-Kelurahan Sukapura menyatakan itu.

Kemarin (20/4), mereka bersilaturahmi dengan Azis dan Eti, di Hotel Prima Cirebon. Selain memberikan dukungan, mereka juga siap memenangkan pasangan Azis-Eti (Pasti) pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 27 Juni mendatang. Hadir juga politisi PDI Perjuangan, Drs Priatmo Adji.

“Dari masing-masing RW se-Sukapura datang. Ini pertemuan awal. Berikutnya mereka akan membahas lebih detail lagi mengenai aspirasi atau kebutuhan masyarakat serta usulan programnya. Antar RW bisa dikoordinasikan, misalnya RW 1 dan 10 karena dekat bisa bersama,” ungkap Adji.

Pria yang juga mantan anggota DPRD Kota Cirebon periode 2009-2014 sekaligus calon wakil walikota pendamping H Bamunas S Boediman pada Pilwalkot 2013 itu menambahkan, selain bersilaturahmi, para tokoh masyarakat juga memberikan masukan kepada Azis-Eti. “‎Silaturahmi sekaligus membahas masa depan Kota Cirebon, khususnya Sukapura,” ujarnya.

Senada disampaikan tokoh masyarakat RW 1 Sukapura, Abah Bena. Dia menyatakan siap untuk berjuang memenangkan Pasti di pilwalkot mendatang. Menurutnya, Azis lebih berpengalaman dalam pemerintahan dan semangat membangun kota, dibanding kompetitornya.

“Saya siap berjuang untuk memenangkan pasangan Azis-Eti. Pertimbangannya, yang ini sudah berpengalaman. Masih ada yang perlu diperbaiki, jadi kalau Pak Azis jadi lagi, tinggal melanjutkan untuk menyelesaikan. Tidak mulai dari nol,” tuturnya.

Menurutnya, Azis tidak cukup waktu jika hanya lima tahun untuk menata kota secara menyeluruh. Makanya, untuk lebih mempermudah, perlu satu periode lagi untuk menuntaskannya. “Yang pertama belum berpengalaman semua. Apalagi menata kota. Kalau Pak Azis butuh waktu sekali lagi, karena membangun kota tidak cukup 5 tahun,” kata dia.

Sementara itu, Azis mengaku bersyukur dengan bergabungnya sejumlah tokoh masyarakat di Kelurahan Sukapura untuk bersama Pasti melanjutkan pembangunan di Kota Cirebon.

“Justru mereka bersemangat, menanyakan ke saya yang terpenting bagaimana caranya memenangkan Pasti.  Mereka yakin, pembangunan yang sudah ada harus dilanjutkan. Semoga ini menjadi energi tambahan bagi saya dan Bu Eti,” ungkap Azis.

Ia mengaku, di tengah banyaknya dukungan yang disampaikan masyarakat, pihaknya tidak ingin jumawa. “Kita sangat bersyukur. Tapi kita tidak boleh jumawa atau merasa besar. Kita tetap harus waspada dan saling bekerjasama dengan baik, antara tim yang sudah ada dan yang baru masuk bersinergi,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, pasangan Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) merupakan calon walikota dan wakil walikota Cirebon nomor urut dua yang akan mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 27 Juni mendatang. Duet Pasti diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI dan Partai Hanura. Dalam perjalanannya, PKS dan Partai Berkarya juga menyatakan dukungannya. (jri)