Warga Kasepuhan Pilih Pasti karena Tidak Mau dari Nol Lagi

82
HANGAT. Calon Walikota Cirebon, Drs Nashrudin Azis SH tampak hangat saat berada di tengah warga, di kawasan Kasepuhan, kemarin. FOTO: NURUL FAJRI/RAKYAT CIREBON

CIREBON – Lapangan pekerjaan masih menjadi salah satu persoalan yang diharapkan bisa diselesaikan walikota dan wakil walikota Cirebon kedepan. Masyarakat berharap, lapangan pekerjaan di Kota Cirebon bisa semakin diperluas. Sehingga peluang untuk dapat pekerjaan semakin besar dan mudah.

Hal itu disampaikan tokoh masyarakat di kawasan Kasepuhan, H Yatiman, saat ada Calon Walikota Cirebon nomor urut dua, Drs Nashrudin Azis SH blusukan di kawasan tersebut, Minggu (22/4). “Kita berharap lapangan pekerjaan diperluas. Sehingga peluang kerja semakin besar,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga berharap, ketika Azis kembali memimpin Kota Cirebon, dapat memberikan sentuhan perbaikan infrastruktur yang belum terjamah di kawasan tersebut. “Kita minta agar ada perbaikan saluran air yang ada di kampung ini. Agar kalau air laut sedang pasang, tidak menggenang,” katanya.

Secara keseluruhan, Yatiman menilai, kepemimpinan Azis saat menjabat walikota sudah baik. Setidaknya pelayanan di sektor pendidikan dan kesehatan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Secara keseluruhan sudah baik. Kesehatan dan pendidikan juga bagus,” ujarnya.

Menurut Yatiman, kepemimpinan Azis perlu dilanjutkan. Sehingga beberapa kekurangan dalam hal kinerjanya bisa diperbaiki. Di samping, program yang sudah berjalan baik juga bisa diteruskan. “Lebih baik tinggal melanjutkan, dibanding mulai dari nol lagi,” kata dia.

Sementara itu, Azis mengapresiasi antusiasme warga di kawasan Kasepuhan yang menyambut agenda blusukannya. Bahkan hadir pula menemani Azis, Anggota Fraksi PKS, Cicih Sukaesih, Ketua DPC Partai Demokrat, M Handarujati Kalamullah dan Sekretaris DPC Partai Demokrat, M Junaedi SH.

Selain mendapatkan sejumlah masukan, Azis juga meraih restu dari masyarakat untuk kembali memimpin Kota Cirebon. “Alhamdulillah, masukan dari warga sangat baik untuk kedepannya,” kata Azis.

Ia mengatakan, perbaikan infrastruktur di kawasan padat penduduk menjadi prioritasnya kedepan. Meski sejauh ini sudah dilakukan, namun Azis menyadari masih ada di beberapa wilayah yang belum tersentuh maksimal. “Kondisi infrastruktur yang baik harus dirasakan sampai ke gang-gang kecil,” katanya.

Mengenai lapangan pekerjaan, Azis mengakui, perkembangan pesat Kota Cirebon harus seimbang dengan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Komitmen antara pemerintah kota dengan pengusaha dalam hal penyerapan pekerja lokal juga menjadi penting. Termasuk peningkatan kompetensi calon tenaga kerja itu sendiri,” katanya.

Seperti yang diketahui, pasangan Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) merupakan calon walikota dan wakil walikota Cirebon nomor urut dua yang akan mengikuti Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon 27 Juni mendatang. Duet Pasti diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI dan Partai Hanura. Dalam perjalanannya, PKS dan Partai Berkarya juga menyatakan dukungannya. Azis sendiri sebelumnya menjabat walikota, baru habis masa jabatannya pada 16 April lalu. (jri)