11 Pejabat Incar Posisi Sekda

59
Satu Pendaftar dari Luar, Lelang Jabatan Staf Ahli Sepi Peminat

SUMBER– Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Drs Abraham Mohamad MSi menjadi pendaftar terakhir lelang jabatan untuk posisi sekretaris daerah (sekda). Pantauan wartawan koran ini, birokrat yang terkenal vokal itu, mendatangi panitia seleksi pendaftaran open bidding di BKPPD Kabupaten Cirebon sekitar pukul 15.00.

abraham samad cirebon
Abraham Samad. doc. Rakyat Cirebon

Berarti, hingga detik terakhir pendaftaran, Rabu (11/11), ada 10 pejabat di lingkungan Pemkab Cirebon dan 1 pejabat dari luar kabupaten tepatnya Kepala Dinas Pertanian Pemkot Bogor yakni Ir Azrin Syamsudin MSi yang mendaftar untuk posisi sekretaris daerah.

Sedangkan, untuk posisi staf ahli bidang perekonomian hanya diikuti lima pendaftar saja yang rata-rata pejabat eselon III.

Kepala BKPPD Kabupaten Cirebon yang juga merupakan panitia seleksi, Drs H Kalinga MM membenarkan belum adanya penambahan pendaftar baik untuk jabatan sekda maupun staf ahli. Disebutkannya, yang paling akhir mendaftar adalah Kadinkop UMKM Abraham Mohammad.

“Belum ada pendaftar setelah Pak Abraham,” tulis Kalinga dalam pesan singkat yang dikirmkan ke ponsel redaksi Rakyat Cirebon. Meskipun demikan,  kata Kalinga, pendaftar jabatan sekda bisa dari mana saja se-Provinsi Jawa Barat.

Oleh karena itu juga, Kalinga menyebutkan, pihaknya ikut menyeleksi Kadis Pertanian Kota Bogor yang sudah mendaftarkan diri. “Kan yang terpenting memenuhi persyaratan. Jadi kita tidak akan tolak kalau mau mendaftar. Kecuali untuk jabatan staf ahli, maka itu harus dari internal pemkab,” ujarnya.

Setelah penutupan pendaftaran, Kalinga menyebutkan, akan ada seleksi administrasi terlebih dahulu sebelum diumumkan siapa saja yang berhak mengikuti tes selanjutnya.  Kalinga menegaskan, adanya sistem gugur yang diberlakukan oleh panitia dalam setiap tahapan seleksinya.

“Nanti diumumkan pada tanggal 13 November mendatang. Kita lihat dulu berkas persyaratannya dan nanti panitia akan mengumumkan siapa saja yang berhak lolos guna mengikuti tahapan selanjutnya. Kalau memang sudah tidak lolos, maka tidak boleh mengikuti tahapan selanujutnya,” tambahnya.

Sementara itu, beberapa pejabat yang mendaftarkan diri untuk jabatan sekda mengaku optimis akan lolos guna mengikuti tahapan selanjutnya. Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Dr Iis Krisnandar SH CN yang ditemui sejumlah wartawan saat mendatangi ruangan Kepala BKPPD.

Dijelaskannya, semua persyaratan sudah dipenuhi olehnya meskipun pada waktu akhir. Dia juga mengungkapkan, tidak ada makna apa-apa dengan pemilihan waktu pendaftaran. “Kebetulan saja saya menyerahkan berkas terakhir. Tidak ada maksud apa-apa dan tentunya saya tetap optimis,” ujar Iis yang memang menyerahkan berkas sebelum Kadinkop mendaftarkan diri.

Begitu juga yang diungkapkan Sekretaris DPRD Kabupaten Cirebon, Drs H Syamsuri yang ditemui Rakcer di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon.  Menurutnya, kesiapan dirinya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi guna menghadapi seleksi open bidding ini.

“Kalau memang saya tidak siap, maka saya tidak akan mendaftar. Kalau ditanya optimis atau tidak, semua yang mendaftarkan diri harus memiliki sikap itu,” ujarnya. (yog)

BAGIKAN