18 Calwu se-Kecamatan Talun Ikrar Pilwu Damai

12
TALUN – Sebanyak delapan belas calon kuwu (calwu) dari enam desa se-Kecamatan  Talun mengucapkan ikrar deklarasi pemilihan kuwu (pilwu) damai, Jumat (9/10).

ikrar pilwu cirebon
Ikrar Pilwu. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Keenam desa di Kecamatan Talun,  yang mengikuti pemilihan kuwu serentak tersebut yakni, Desa Sarwadadi, Ciperna, Wanasaba Kidul, Sampiran serta Kerandon tersebut berlangsung tertib dan lancar, dengan dihadiri juga pejabat kuwu dan unsur muspika.

Disampaikan oleh Camat Talun, Imam Suberani , bahwa ada empat pilar yang menunjang suksesnya penyelenggaraan pilwu. Empat pilar tersebut yaitu, badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pejabat Kuwu dan Calon Kuwu, serta unsur muspika kecamatan yang terdiri dari, kapolsek, camat dan danramil.

Keempat pilar tersebut sangat menentukan bagaimana perjalanan pilwu tahapan demi tahapan, menurut Imam, bila salah satunya berjalan atau bekerja tidak sesuai koridor hukum maka akan berdampak buruk kepada keseluruhan pelaksanaan pilwu.

“Ada empat pilar yang harus solid menyukseskan pilwu, yaitu BPD, beserta anggotanya, pehabat kuwu, calon kuwu dan muspika, dan jika salah satunya melakukan hal yang diluar koridor maka fatal akibatnya” terang Imam kepada Rakyat Cirebon usai pelaksanaan ikrar damai oleh calon kuwu se-Kecamatan Talun.

Dikatakan Imam, untuk keempat unsur tersebut diharapkan mampu bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan juga peraturan daerah mengenai pelaksanaan pilwu serentak. “Maka harus bekerja sama agar bagaimana kita semua harus bisa  melaksanakan pasal-pasal mengenai pilwu dengan baik tanpa terkecuali,” terangnya.

Sebagai  pengawas tingkat kecamatan, Imam berharap agar seluruh tahapan berjalan dengan sesuai aturan perundang-undangan yang ada untuk kelancaran  dan kesuksesan pelaksanaan pilwu. “Tidak ada satu orangpun yang menghendaki adanya kekacauan, damai itu indah, maka mari kita sama-sama menyukseskan pilwu dengan damai dan sesuai dengan aturan,” ungkapnya.

Masih menurut Imam, selaku panwas pihaknya juga akan sekuat tenaga untuk meminimalisir hal-hal yang akan menimbulkan suatu konflik pada pelaksanaan pilwu. Maka pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan monitoring terhadap berjalannya pelaksanaan pilwu sampai dengan akhir.

Sementara itu Kapolsek Talun AKP H Dhiyanto menyatakan, pelaksanaan pilwu adalah proses pemilihan pemimpin tingkat desa  secara demokrasi yang akan memunculkan yangt terbaik dari yang baik.

Olehkarenanya dalam proses tersebut, jangan sampai dinodai dengan adanya kerusuhan yang terjadi pada pelaksanaannya. Maka dirinya berharap kepada seluruh unsur masyarakat baik calon kuwu, panitia, maupun perangkat desa, serta unsur muspika untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta kondusifitas untuk kesuksesan pilwu.

Dijelaskan Dhiyanto, bagi siapa saja yang nanti akan terpilih, diharapkan mampu melaksanakan janjinya yang tercantum dalam visi-misi dan merangkul semua golongan. (caz/mgg)

BAGIKAN