18 Pedayung Intensifkan Latihan

51
Sparing di Waduk  Dharma, Persiapan Jelang Kejurda

KESAMBITim dayung Kota Cirebon terus meningkatkan intensitas latihan. Hal ini guna mempersiapkan diri dalam mengahadapi perlombaan dayung di Kuningan mendatanag. Sebanyak 18 pedayung pelajar Kota Cirebon menggelar latihan di waduk Dharma. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih Dayung Kota Cirebon, Saptono saat dikonfirmasi Rakyat Cirebon, kemarin (27/9).

berlatih dayung cirebon
Berlatih dayung. Foto : Sudirman/Rakyat Cirebon

“Latihan ini untuk lebih mematangkan kembali persiapan dalam mengahadapi Kejuaran Dayung se-Jawa Barat dan Jateng yang digelar di Kuningan pada 3-5 Oktober mendatang di waduk Dharma nanti,” ujar pria berbadan berotot ini.
Lebih lanjut, Saptono mengatakan, dalam latihan tersebut dari 18 atlet yang dibawa, 5 atlet diantaranya adalah putri. Kata Saptono, semua atlet tersebut akan diturunkan untuk nomor dragon boat.

Saptono menjelaskan, menggelar latihan di waduk dharma bertujuan agar atlet yang dipertangingkan lebih mengenal medan. Pasalnya, sebelum-sebelumnya para atlet ini selalu berlatih di area pelabuhan saja. “Perlu adanya pengenalan medan, kalau di pelabuhankan rutenya pendek mas. selain itu, ombaknya juga besar tentu berbeda dengan di waduk,” jelasnya.

Pilihan lain selain pelabuhan untuk menggelar latihan adalah Situ Patok. Namun untuk saat ini Situ Patok sedang mengalami kekeringan sehingga tidak bisa digunakan untuk latihan. Dikatakan Saptono, kondisi tersebut merupakan salah satu faktor kendala dalam melakukan persiapan mengahdapi kejuaraan dayung.

“Kendalanya yang saya hadapi sebetulnyakan adalah perlengkapan, makanya saya usahakan latihan di Kuningan dan lintasananya tidak terlalu panjang. Selain itu, ini juga karena Situ Patok sedang mengalami kekeringan,” paparnya. Kata pelatih dayung ini, dirinya akan menggelar latihan kembali di kuningan pada 1 Oktober sebelum pertandingan berlangung. Hal tersebut dilakukannya agar para atletnya lebih kenal dan paham medan dan menyesuaikan dengan perahu yang akan dibawa ke pertandingan.

“Karena kita slalu menggunakan perahu biasa saat latihan, tapi untuk tanggal 1 ini kita akan menggunakan perahu yang akan kita bawa dipertandingan nanti,” tegasnya. Saptono mengatakan, untuk nomor single kayak dalam pertangingan tersebut sedikitnya 2 atlet diturunkan untuk kategori pelajar dan 2 atlet kategori umum. Untuk nomor double kayak pun sama, masing-masing kategori pelajar dan umum. Karena adanya keterbatasan dalam latihan, dirinya berharap minimalnya apra atlet yang dipertandingkan bisa masuk babak semifinal. (man/mgg) 

BAGIKAN