2 Nakes dan 1 Karyawan Swasta Menambah Jumlah Positif Covid-19 Jadi 29

2 Nakes dan 1 Karyawan Swasta Menambah Jumlah Positif Covid-19 Jadi 29

RAKYATCIREBON.ID-Dua tenaga kesehatan (nakes) dan seorang karyawan swasta pada Sabtu (20/6) siang dipastikan sudah masuk ruang isolasi di RSUD Indramayu setelah ada hasil laboratorium swab. Tiga pasien itu menambah jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 29.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara MM menjelaskan, penambahan pasien terkonfirmasi positif itu sebanyak 3 kasus yang terdiri dari 2 kasus berasal dari hasil kegiatan swab massal, dan 1 kasus dari swab mandiri. Ketiga orang yang positif tersebut adalah laki-laki berinisial OTU (26) dari Kecamatan Cikedung, perempuan inisial K (44) dari Kecamatan Lelea, dan laki-laki berinisial W (46) dari Kecamatan Karangampel.

Disampaikan, OTU adalah seorang nakes yang bekerja di Puskesmas Lohbener dan merupakan hasil dari 6 orang tenaga kesehatan yang telah dilakukan swab sehari sebelumnya, sedangkan 5 orang lainnya negatif. Terhadap kasus ini, tindakan yang telah dilakukan adalah melakukan disinfeksi pada puskesmas tersebut. Juga seluruh karyawannya telah dilakukan karantina dan diswab pada Jumat (19/6) lalu. Adapun sampel dari tes swab dikirimkan ke Labkes Fakultas Kedokteran Unswagati.

Sedangkan 5 orang tenaga kesehatan yang negatif tetap bekerja seperti biasa, sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas Lohbener tidak terganggu. “Alhamdulillah pada hari Jumat 19 Juni 2020 jam 22.30 WIB hasil swab dari 41 orang karyawan Puskesmas Lohbener hasilnya negatif. Pada hari Sabtu ini pelayanan Puskesmas sudah berjalan seperti biasanya,” ungkap dia.

Sedangkan OTU saat ini sudah dua hari berada di ruang perawatan isolasi RSUD Indramayu. Dan saat ini tengah dilakukan tracing maupun swab kontak erat sebanyak 17 orang.

Berikutnya pasien K yang bekerja di Puskesmas Tugu, lanjutnya, merupakan salah satu dari 7 orang nakes yang dilakukan swab sehari sebelumnya dengan hasil 6 orang lainnya negatif. “Tindakan yang kami lakukan saat ini adalah melakukan disinfeksi pada Puskesmas Tugu dan seluruh karyawan yang bekerja dilakukan karantina dan di swab pada hari ini. Kami meminta agar hasilnya cepat keluar. Sedangkan enam orang tenaga kesehatan yang negatif tetap bekerja seperti biasa,” paparnya.

Sementara dari hasil tracing didapatkan bahwa pasien tersebut adalah suami dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang sebelumnya dengan hasil negatif. Kemudian akan dilakukan tracing secara keseluruhan terhadap kontak erat pasien tersebut.

Sedangkan pasien inisial W sebelumnya melakukan tes swab secara mandiri. Hal ini dilakukannya sebagai syarat bekerja sebagai karyawan di perusahaan swasta yang akan ditugaskan bersama 9 orang temannya ke Sulawesi.

Deden menegaskan, ketiga PDP positif Covid-19 itu dipastikan orang tanpa gejala (OTG). Virus yang bersarang di tubuhnya diketahui dari tes swab, tidak ada keluhan seperti demam, sesak nafas, atau lainnya yang menjadi ciri paparan Covid-19. “Ketiga kasus tersebut semuanya adalah OTG, pasien tidak merasakan apapun padahal di dalam tubuhnya telah ada virus. Kondisi ini karena imunnya yang cukup baik,” pungkasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!