2 Pelaku Pengeroyok Buruh Diciduk Polisi

6
CIREBON – Satreskrim Polres Cirebon menangkap dua pelaku pengeroyokan pada tukang kayu, kemarin. Kedua pelaku berinisial A dan S berhasil ditangkap, salah satunya tempat di daerah Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, akibat pengeroyokan tersebut korban tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS) Mitra Plumbon akibat luka serius dibagian kepala setelah dihantam batu.

pelaku pengeroyokan buruh cirebon
Pelaku pengeroyokan buruh. Foto : Yoga Yudisthira/Rakyat Cirebon

Adapun jumlah pelaku pengroyokan yang telah diketahui berdasarkan pengakuan pelaku adalah berjumlah empat orang. Sementara, dua pelaku lainya Y dan W, masih menjadi daftar pencarian orang (DPO), dan kini tengah diburu anggota Satreskrim Polres Cirebon bersama anggota Polsek Plered.  Kronologis kejadian pengroyokan ini sendiri seperti yang diakui pelaku, terjadi di Blok Wadas Ilir, RT/17 RW/07, Desa Tegal Sari, Kecamatan Plered pada Kamis (24/9).

Saat itu korban (Lukman,-red) tengah mengendarai sepeda motor dijalan desa tersebut, tiba-tiba diberhentikan oleh salah satu pelaku dan langsung memukul wajah korban. Pelaku lainnya pun ikut memukul kepala korban hingga korban terjatuh dari sepeda motor yang dibawanya. Para pelaku langsung menginjak-injak tubuh korban, saat itulah datang tiga orang warga yang melerai pengeroyokan tersebut.

Melihat korban terlukan parah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Plumbon. Karena luka yang cukup serius yang mengakibatkan banyaknya darah yang keluar dari kepala, korban, korban pun meninggal saat dalam perjalanan menuju RS Mitra Plumbon. Sementara para pelaku yang saat itu belum diketahui identitasnya langsung kabur.

Kapolres Cirebon, AKBP Sugeng Hariyanto melalui  Kasat Reskrim, AKP Jarot Sungkowo didampingi KBO Reskrim Iptu H Komar saat gelar perkara menyatakan, setelah mendapatkan laporan adanya pengeroyokan oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan korban meningga dunia.
Pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua pelaku yang diketahui warga Desa Pangkalan, Kecamatan Plered.

“Dua pelaku sudah kami amankan pada hari yang berbeda, dan kini kami tengah memburu dua pelaku lainya yang masih DPO,” kata Jarot kepada Rakyat Cirebon, Senin (5/10) di Mapolres Cirebon.Kedua pelaku, kata Jarot, untuk inisial A keseharianya masih menganggur, sedangkan unuk S sebagai kuli panggul di Mundu.

Kini kedua pelaku masih dimintai keterangan oleh penyidik, sedangkan dua DPO lainya tengah dikejar. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku lainya bisa kami tangkap,” ujar Jarot.
Untuk sanksi pidana yang akan dijeratkan kepada pelaku, Jarot mengatakan pelaku terancam Pasal 170 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. “Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tandasnya. (yog)

BAGIKAN