328 Praja IPDN Praktek Lapangan di 3 Kecamatan

116
upacara penerimaan 328 Praja IPDN
DISAMBUT. Wabup Supendi menerima cinderamata saat upacara penerimaan 328 Praja IPDN yang akan praktek lapangan.

INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu kembali menjadi tempat praktek lapangan (PL) II bagi para Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kali ini sebanyak 328 praja disebar di 3 kecamatan dengan jadwal kegiatannya selama 30 hari. Yakni Kecamatan Indramayu, Karangampel, dan Lelea.

Ratusan praja tersebut merupakan Angkatan XXVII. Dalam kurun waktu sebulan, pada PL yang dilaksanakan menjadi media pula untuk belajar secara langsung. Dipilihnya Kabupaten Indramayu sebagai tempat PL, karena selama ini sudah ada komitmen antara IPDN dengan Pemkab Indramayu untuk melakukan transfer knowledge. Baik dalam pemerintahan maupun sosial kemasyarakatan sebagai upaya untuk penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Dipilihnya Kabupaten Indramayu juga karena selama ini progress report penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Indramayu terus mengalami tren positif. Selain itu banyak prestasi dan juga ide gagasan yang diawali dari Kabupaten Indramayu dan menjadi rujukan daerah lainnya di Indonesia,” jelas Purek II IPDN, DR Deti Mulyati SH CN MHum, Selasa (24/4) usai prosesi upacara penerimaan yang dipimpin Wakil Bupati Drs H Supendi MSi, di Alun-alun Indramayu.

Disampaikan, dalam PL tersebut para praja akan mengikuti kegiatan program umum yang mencakup kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Sedangkan program khusus meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), dan program tambahan yang bersifat situasional sesuai dengan kondisi dan perkembangan di lapangan.

Wabup Supendi menegaskan, pimpinan daerah selalu berusaha untuk membangun daerah menjadi lebih baik. Pada proses pembangunannya salah satunya tidak terlepas dari sumber daya manusia (SDM yang melaksanakannya. Karena sebagus apapun program dan sebesar apapun dana yang tersedia, jika tidak didukung oleh SDM yang memiliki kapabilitas dan memadai kemungkinan keberhasilannya tidak akan maksimal.

“Praja IPDN dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparat pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya kepala desa dan perangkat desa melalui transfer knowledge. Serta menularkan semangat dan optimisme tinggi melalui jiwa-jiwa muda untuk berkarya dalam pembangunan di Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Ditambahkan wabup, beberapa waktu lalu telah dilaksanakan pemilihan kepala desa serentak bagi desa-desa di Kabupaten Indramayu. Hasilnya muncul pemimpin baru di desa yakni kepala desa atau kuwu yang merupakan pilihan rakyatnya. “Para praja IPDN bisa melakukan berbagai hal terutama di desa-desa yang baru dipimpin oleh kuwu baru untuk berdiskusi dan memecahkan masalah-masalah yang muncul di desa tersebut,” pungkasnya. (tar)