4 Hari Tutup, Apotek Pasuketan Buka Lagi

4 Hari Tutup, Apotek Pasuketan Buka Lagi

RAKYATCIREBON.ID – Apotek Pasuketan Jalan Pasuketan no 88 dan Toko Alat Kesehatan CV Carmella Jalan Lawanggada no 39 kembali dibuka mulai Sabtu (21/11). Selama 4 hari, Selasa – Jumat (17-20/11)  kedua tempat tersebut sempat ditutup sementara guna mencegah sebaran Covid-19. Lantaran sejumlah karyawan dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Pembukaan kedua tempat yang menjual obat dan alat kesehatan tersebut berdasarkan Surat Pemberitahuan dari Dinas Kesehatan Kota Cirebon bernomor 503/3216- Dinkes yang ditandatangi Kepala Dinas Kesehatan Dr H Edy Sugiarto Mkes pada Jumat (20/11). Dalam surat tersebut dijelaskan Apotek Pasuketan dan Toko Alat Kesehatan CV Carmella dibolehkan kembali beroperasi seperti semula.

“Berdasarkan hal tersebut diatas dengan ini kami nyatakan bahwa sarana tersebut dapat melakukan operasional pelayanan kembali dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tulis Sugiarto dalam suratnya.

BUKA KEMBALI. Momen pembukaan kembali Apotek Pasuketan, Sabtu (21/11).  Protokol kesehatan ektra ketat diterapkan guna pastikan keamanan dan kenyamanan konsumen.

Sementara itu, Pemilik Apotek Pasuketan, dan Toko Alat Kesehatan VS Carmella, Dra Juanita Sulistyowati SFarm SE menjelaskan, penutupan sementara selama 4 hari murni karena mencegah sebaran Covid-19.

“Sejujurnya apotek ditutup itu bukan karena kita melakukan kesahalan atau kita melanggar kode etik kefarmasian tetapi ini semua karena musibah karena wabah di luar kemampuan kita,” ungkap Juanita, Sabtu (21/11).

Meski demikian, pihaknya memastikan dibukannya kembali Apotek Pasuketan dan Toko Alat Kesehatan CV Carmella sudah mempertimbangkan protokol kesehatan yang matang. Juanita memastikan, karyawan yang saat ini aktif bekerja sudah uji swab dan dinyatakan negatif.  Sehingga masyarakat tak perlu khawatir membeli obat atau alat kesehatan.  

Juanita menjelaskan, Apotek Pasuketan dan Toko Alat Kesehatan CV Carmella  adalah perusahaan satu-satunya yang sudah melakukan swab bagi seluruh karyawan. Dengan jumlah total 200. Dari jumlah itu, hanya karyawan yang negatif Covid-19 saja yang dibolehkan bekerja. Sementara yang lainnya masih menunggu hasil swab.

“Karyawan yang bekerja semuanya dalam keadaan negatif (Covid-19). Sambil menunggu beberapa karyawan sedang dites swab,” kata dia.

Di pihak lain, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cirebon, Drs Suwarno Apt menyampaikan dukungannya kepada sesama apoteker yang terpapar Covid-19. Suwarno menjelaskan, bahwa terpapar Covid-19 bukanlah aib.  “Kita saling mendukung dan menguatkan,” tegas dia. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!