52 Desa Krisis Air Bersih

8
Dua Perusahaan Negara Bantu  200 Tangki


INDRAMAYUKrisis air bersih sampai saat ini terus meluas. Dari data sebelumnya hanya 43 desa kini bertambah menjadi 52 desa dan kelurahan dari berbagai kecamatan di Indramayu.

rapat krisis air bersih indramayu
Rapat krisis air bersih. Foto : Lazuardi/Rakyat Cirebon

Ketua Badan Penyelenggaraan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Edi Kusdiana, mengatakan bencana kekeringan di Indramayu diakui bahwa memang kini telah mencapai 44 desa dan 8 kelurahan.

“Kemarin itu 43 desa, sekarang sudah 44 desa ditambah di wilayah perkotaan yakni di 8 kelurahan tapi tidak semuanya,” ucapnya pada Rakcer, kemarin.
Menyikapi itu, pihaknya kembali mengadakan koordinasi dengan tim penanggulaan bencana yang dipimpin Asda 2 Susanto untuk membahas lebih lanjut terkait penanganannya.

“Tadi kita telah lakukan rapat koordinasi yang diikuti Polres, TNI, PMI, Damkar, PSDA Tamben ditambah dari perwakilan Bank BTN dan Pertamina,” terangnya.
Dikatakan, hadirnya Bank BTN dan Pertamina, karena dua perusahaan milik Negara itu akan memberikan program bantuan dalam atasi kekeringan dimana di indramayu mendapat 200 tangki dari dua perusahaan BUMN itu. “Alhamdulillah, kita ada bantuan 200 tangki dari BUMN yang mana di Indramayu itu ditunjuk Bank BTN dan Pertamina,” ucapnya pada Rakyat Cirebon.

Namun bukan tanpa kendala dengan pemberian 200 tangki tersebut. Pasalnya diakui armada tangki yang ada di indramayu sendiri hanya ada 5 saja. “BPBD punya cuma 3, PMI punya 1 dan 1 laginya punya PDAM tentu jelas ini sangat kurang,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya mensiasati masalah itu dengan memaksimalkan pengiriman air itu dimana dalam sehari setidaknya dua kali pengiriman. “Kita siasati dengan pengiriman semaksimal mungkin mas, satu truk tangki dua kali pengiriman,” terangnya.

Ia membeberkan, berbicara bantuan BUMN tersebut mulai dari biaya pengambilan airnya di kuningan, bensin hingga pengantar air dihandle perusahaan yang ditunjuk. “Kita adakan truknya saja, biaya lainnya dihandle BUMN semua,” terangnya. Adapun untuk turunnya bantuan tersebut diakuinya mulai diturunkan senin (28/9) yang mana titiknya sedang kita list.

Asda 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Susanto mengatakan, kekeringan yang sudah meluas ini berupaya dengan penuh bagaimana sehingga bisa teratasi. “Kita terus berupaya untuk atasi masalah kekeringan ini dan tadi kan bahas bantuan BUMN sebanyak 200 tangki bagaimana sesuai dikirim dengan kebutuhan,” tandasnya. (laz)

BAGIKAN