6 Jam Kereta Kesahatan Standby, Layani Periksa Kesehatan Gratis

60
RAIL CLINIC. PT KAI Persero Daop 3 Cirebon melaksanakan program CSR dalam bentuk kegiatan pelayanan kesehatan gratis, kemarin. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk kegiatan pelayanan kesehatan gratis menggunakan Rail Clinic yang dirangkaikan dengan kereta pustaka Rail Library untuk masyarakat di sekitar Stasiun Losari.

MANAGER Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bukti nyata BUMN hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat di lingkungan sekitar PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon.

Pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis dapat dinikmati masyarakat di dalam Rail Clinic yang dilaksanakan pada hari Selasa, 24 April 2018 mulai jam 08.00-14.00 WIB di Stasiun Losari. Sasarannya adalah masyarakat Losari dan sekitarnya, dan bisa melayani hingga 300 orang.

Dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis ini PT KAI menyiapkan tim kesehatan yang terdiri dari 5 dokter umum, 2 dokter gigi, 1 dokter spesialis Kandungan, 3 bidan, 2 apoteker, dan 10 paramedis untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Dalam hal ini, kereta kesehatan telah dilengkapi fasilitas EKG, USG dan laboratorium hematology analyzer sysmex berbasis komputer sebagai pemeriksaan penunjang yang berfungsi untuk mengukur sampel darah. “Sehingga itu mampu membantu mendiagnosis penyakit,” kata Krisbiyantoro.

Fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan Rail Clinic, yakni jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama. Antara lainĀ  pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, Kesehatan Ibu dan Anak, pemeriksaan kesehatan mata, apotek, penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kebidanan lanjutan.

Selain itu, PT KAI juga memberikan alat bantu penglihatan (kacamata gratis) untuk 26 siswa SD/MI di UPT Pendidikan Losari Kabupaten Cirebon.

Dijelaskan Krisbiyantoro, ada juga dua kereta pustaka yang dinamakan Rail Library yang di dalamnya terdapat perpustakaan manual dengan beragam buku untuk kalangan anak-anak sampai pengetahuan umum untuk dewasa. “Selain buku-buku manual, tersedia juga fasilitas e-library atau perpustakaan elektronik berupa enam buah monitor layar sentuh dengan database berbagai bacaan, video edukatif, dan lagu anak-anak,” kata dia.

Diharapkan, dengan adanya pengobatan gratis melalui Rail Clinic ini, tingkat kesehatan warga yang tinggal berdekatan dengan Stasiun atau jalur kereta api menjadi lebih baik. “Masyarakat semakin mencintai kereta api, dan ikut sama-sama menjaga aset negara serta dapat lebih perduli terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” kata dia. (kim)

 

 

 

BAGIKAN