75.000 Rumah di Provinsi Jawa Barat Belum Teraliri Listrik

43
Kepala Dinas ESDM Jabar, Bambang Tirtoyuliono/RMOLJabar

RAKYATCIREBON.ID-Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat akan memasang listrik gratis bagi 20.000 rumah masyarakat yang belum teraliri listrik di wilayah Jabar. Pemasangan listrik tersebut bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Jabar Caang.

Kepala Dinas ESDM Jabar, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, program itu guna mewujudkan pemenuhan rasio elektrifikasi 100 persen. Terlebih, saat ini rasio elektrifikasi di Jabar mencapai 99,9 persen, di mana masih ada sekitar 250 ribu penduduk yang belum teraliri listrik.

“Data tahun 2018 dari pemerintah pusat itu ada sekitar 250 ribu rumah penduduk Jawa Barat yang belum teraliri listrik. Tetapi seiring dengan program yang kita lakukan dan proses verifikasi sekarang ini tinggal sekitar 75.000 rumah,” ucap Bambang, saat ditemui usai acara Ngobrol Ama Media (Ngomedi) di Halaman Kantor ESDM Jawa Barat, Jl. Soekarno-Hatta No. 576 Bandung, Selasa (4/2).

“Oleh karena itulah kita lakukan program CSR Jabar Caang ini dengan target tahun ini 20.000 rumah terlayani listrik,” sambungnya.

Program CSR Jabar Caang ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dari berbagai stakeholder. Seperti PLN dan stakeholder lainnya. Termasuk juga CSR dari pihak swasta.

“Semuanya kita sinergikan sehingga bisa membantu masyarakat yang belum mendapatkan layanan listrik,” ungkapnya.

Senada, Kepala Bidang Ketenagalistrikan ESDM Jabar, Aisyah Adiyah Widaningsih menyebut, program CSR Jabar Caang akan segera dilakukan untuk 20.000 rumah masyarakat yang belum teraliri listrik.

“Kita akan mulai di bulan Februari 2020 ini, kita sudah menyiapkan datanya baik masyarakat penerima layanan maupun mitra CSR nya. Jadi kita tinggal fasilitasi untuk pertemuan kerjasama mereka,” katanya.

Aisyah mengatakan, pihaknya menjembatani kebutuhan masyarakat dengan Mitra CSR. Sehingga nantinya ada kontrak kerja sama antara masyarakat penerima bantuan dengan Mitra CSR. Termasuk juga MoU dengan para kontraktor.

“Jadi nanti yang dilaksanakan dinas ESDM adalah mempertemukan para mitra CSR tersebut dengan kontraktor. Karena akan melibatkan asosiasi kontraktor ketenagalistrikan di Jabar dan lembaga instalasi tehnik yang menerbitkan slo rumahnya, kemudian kerja sama juga dengan PLN,” tuturnya.

“Jadi seperti tahun ini penandatanganan kontrak dilakukan serentak di sini. Lalu kita buatkan berita acara kesepakatan bahwa kita akan melaksanakan program ini dengan komitment profesional dengan masyarakat Jabar,” tambahnya.

Terkait dengan rasio elektrifikasi di Jabar, kata Aisyah, saat ini memang masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan layanan listrik. Sehingga masyarakat tersebutlah yang menjadi target untuk dibantu.

“Sebetulnya masyarakat yang belum teraliri listrik itu daerahnya tersebar di berbagai pelosok di kabupaten/kota. Tapi saat ini kita prioritaskan dulu bantu yang rasio elektrifikasinya sangat rendah, seperti halnya daerah Cianjur, Garut, Tasik, Pangandaran dan Indramayu,” tandasnya. (rmol)

BAGIKAN