ABG Asal Kuningan Tewas Akibat Tabrak Lari

11
INDRAMAYU – ‎Kecelakaan maut di jalur Pantura Indramayu menewaskan seorang anak baru gede (ABG) asal Kuningan dan dua rekannya asal Cirebon mengalami luka-luka, Rabu (25/1) siang. Nyawa korban tewas tak terselamatkan akibat luka parah dilindas kendaraan sejenis truk yang kabur sesaat setelah peristiwanya terjadi.

Tabrakan di jalur pantura Indramayu
Tabrakan di jalur pantura Indramayu. Foto: Tardi/Rakyat Cirebon

Dari keterangan yang dihimpun Rakcer, korban tewas teridentifikasi bernama Duwin Marjuki (16)‎ asal Desa Kaduela, Kuningan.

Sedangkan dua rekannya yang mengalami luka-luka diketahui bernama M Ihsan (18) asal Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, dan Nendri (17) asal Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Cirebon.

Kecelakaan tragis itu bermula ketika‎ ketiga ABG itu menumpangi sepeda motor jenis matik Vario berplat nomor E 6708 ZV dari arah Cirebon menuju Jakarta sekitar pukul 13.30 WIB. Dari ketiga korbanya, Duwin dikabarkan memegang kemudi motor membonceng kedua rekannya.

Memasuki jalan raya Desa Pilangsari, tepatnya di sekitar bundaran putaran arah, sepeda motor yang melaju di lajur kanan tiba-tiba berbenturan dengan kendaraan besar di sampingnya.

Akibat benturan itu ternyata mengakibatkan laju motor tidak terkendali dan menghantam media pembatas jalan. Seketika itu pula, ketiga ABG terpental, tapi apes bagi Duwin yang mendarat di kolong mobil sejenis truk besar. Pemandangan mengerikan kontan terjadi di depan mata kedua rekannya.

Beberapa lama kemudian, warga setempat yang melihat ada kemacetan bergegas memastikan kondisi di jalur tengkorak tersebut.

Ternyata sesosok tubuh tampak tergeletak bersimbah darah, dan ada dua korban lain yang terluka dengan posisi saling berjauhan, juga dengan sepeda motornya.

Bersama petugas dari Unit PJR yang tiba di lokasi, ketiga korban dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Salah satu korban luka, M Ihsan mengaku tidak mengingat pasti kejadiannya. Bahkan kendaraan yang menjadi lawan saat terjadinya kecelakaan seingatnya sejenis truk besar.

“Asalnya dari Cirebon. Dari Kertasemaya mau pulang ke Cirebon,” tuturnya dengan raut muka sangat trauma.

Sementara petugas Unit Laka Lantas Polres Indramayu yang menangani kasusnya berupaya memastikan jenis kendaraan sejenis truk tersebut.

Bahkan, upaya lainnya dilakukan pula untuk menghubungi pihak keluarga ketiga korban yang tidak memiliki alat komunikasi dan tak satupun dapat menyebutkan nomor kontak yang bisa dihubungi. (tar)

BAGIKAN