Ada Hikmah di Balik Musibah

8
MUSIBAH yang menimpa jamaah haji di Makkah, dan menimbulkan korban jiwa dan luka,  bagi Susilawati merupakan takdir Allah. Perempuan berjilbab yang akrab disapa Susi ini meyakini, tidak ada musibah yang terjadi di atas muka bumi ini melainkan telah Allah tetapkan dalam takdir-Nya.

Susilawati. Ist./Rakyat Cirebon

“Qodarullah maa syaa-a fa’ala. Allah telah mentakdirkan, apa yang Allah kehendaki pasti terjadi,” ujarnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin. Menurut informasi yang diketahuinya, musibah pada Jumat sore 11 September 2015, di kota Makkah itu bermula dari kemunculan badai pasir dan angin yang kencang pada sore hari menjelang Magrib yang disusul turunnya hujan es yang membuat jarak pandang manusia menjadi terbatas.

Padahal sebelumnya, saat siang hari cuaca sangatlah panas terik. Namun, karena kencangnya badai angin tersebut akhirnya crane atau alat berat di area tawaf, terjungkal. Sehingga menimpa para jamaah haji yg sedang beribadah di area tawaf.

“Saat ini, begitu banyak berita yang menyudutkan dan menuduh pemerintahan Arab Saudi yang lalai. Menurut saya kita jangan terpancing provakasi berita yang menyudutkan pemerintahan Arab Saudi,” tuturnya. Dalam pandangannya, selalu ada hikmah yang dapat dipetik dari kejadian tersebut.

“Yaitu, Allah ingin menunjukan betapa besarnya kekuasaan Allah dengan mengganti secara sekejap cuaca panas menjadi butiran es yang diikuti badai yang kencang,” ujarnya. (ani)

BAGIKAN