Akses Jalan Perbatasan Rusak

5
LEUWIMUNDING – Akses jalan perbatasan yang menghubungkan antara Leuwikujang dengan perbatasan Cirebon tepatnya Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang sudah puluhan tahun tak pernah tersentuh perbaikan.

Padahal, akses ini merupakan jalur satu-satunya yang seringkali dilewati warga yang berada di area perbatasan tersebut. Warga Cipanas yang berada di blok Pager Gunung Kabupaten Cirebon justru malah lebih sering berbelanja ke pasar Leuwimunding, namun hingga saat ini akses jalan dan kondisinya butuh sentuhan kembali.

Saat ini meskipun dari jembatan Muara sungai Ciwaringin yang berada di desa Leuwikujang telah teraspal sampai pertigaan pemukiman menuju Balagedod. Namun, di blok Dukuh Tengah desa Balagedog kecamatan Rajagaluh yang juga berbatasan langsung dengan wilayah desa Leuwikujang jalannya kini telah rusak dan kurang lebar. Padahal, tak jarang beberapa mobil pernah lewat jalur ini demi mempercepat jarak dan kebutuhan ekonomi warga.

Salah seorang warga setempat yang akrab dipanggil Chiwong mengatakan, kondisi jalan yang rusak sering dilalui warga harus diprioritaskan untuk diperbaiki. Warga berharap jalan tersebut agar diperlebar, sehingga akses perbatasan juga dapat menumbuhkan tingkat ekonomi.

“Padahal jika akses jalannya bagus, ekonomi warga bisa meningkat pesat. Saat pilkada selalu digunakan untuk waktu kampanye karena jarang tersentuh, wilayah perbatasan ini sering menjadi sasaran,” ujarnya kepada Rakyat Majalengka (Rakyat Cirebon Group), Senin (6/10).

Selain itu, kata Chiwong, akses jalur yang menghubungkan dua kecamatan dan terhubung ke kabupaten tetangga ini juga mempunyai pemandangan yang cukup bagus. Rata-rata petani di wilayah ini masih bisa menanam padi, padahal di wilayah lainnya kekurangan air.

“Pemandangannya masih hijau dan ada panorama bukit serta gunung Ciremai. Sehingga di musim kemarau ini merupakan pemandangan yang tak bisa dilewatkan jika melalui jalur ini,” ujarnya.

Warga lainnya di blok Tarikolot, Jumaroh mengatakan, saat ini memang merasakan kondisi jalan sudah ada perbaikan, namun kurang merata. Sebab, masih ada beberapa ruas jalan yang dianggap penting, namun masih terkesan dibiarkan.

“Kondisi jalan sudah bagus, cuma akan lebih bagus lagi jika  dalam kondisi rusak segera diperbaiki. Mengingat akses sejumlah kendaraan mobil juga sering lewat jalur ini. Dan apabila ada kendaaraan yang lewat dari dua arah, satu mobil harus terpaksa mengalah,” jelasnya. (hrd)

BAGIKAN