Andalkan Silaturahmi Langsung dengan Warga

60
CILEDUG – Banyak strategi meraih suara. Seperti yang dilakukan Yon April, calon kuwu (Calwu) Desa Tenjomaya Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Dalam menjalankan strateginya, Calwu bernomor urut dua ini menyambangi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

calon kuwu tenjomaya
Calwu Yon April (berpeci). Foto: Irwan/Rakyat Cirebon

Menurut Uda, panggilan akrabnya, cara seperti itu ternyata lebih efektif. “Disamping bersilaturahmi secara langsung, saya juga bisa menjelaskan visi, misi dan program kerja,” ucapnya. Didampingi istrinya, Sri Halwati, pengusaha telfon seluler itu tidak mengenal lelah mendatangi rumah warga satu persatu. “Ini penting saya lakukan karena ada istilah tak kenal maka tak sayang,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, Kamis (15/10).

Ia menambahkan, beberapa warga yang tidak sempat didatangi, mereka malah berkunjung ke rumahnya bahkan hingga larut malam. “Siapa pun warga yang berkunjung ke rumah, saya terima dengan baik. Bagi saya kedatangan mereka merupakan bentuk dukungan dan doa restu atas pencalonan saya,” kata Uda.

Pemilihan kuwu tidak terlepas dari persaingan dalam meraih suara sebanyak-banyaknya. Menanggapi hal ini, Uda tidak merasa khawatir. “Saya menganggap calon lain bukan musuh tapi sahabat yang sama-sama ingin membangun Desa Tenjomaya ke arah lebih baik,” ucapnya.

Uda mengatakan, kuwu dan aparat desa itu harus sama-sama pinter sehingga dalam menjalankan tugasnya bisa melayani kebutuhan masyarakat secara maksimal. “Jika terpilih saya tidak akan banyak merombak aparat desa yang sekarang masih mengabdi,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, dirinya akan membelikan staf desa seragam dan sepatu baru agar ketika mereka ke kantor kelihatan tampak rapih. “Kerapihan itu akan memunculkan rasa percaya diri dan pada akhirnya kinerja mereka akan meningkat,” jelas Uda.

Ada beberapa program kerja yang Uda tawarkan kepada pemilih, diantaranya adalah perbaikan dan pembangunan infrastruktur, perbaikan irigasi, peningkatan sumber daya ekonomi masyarakat, menghidupkan kembali fungsi Karang Taruna ke arah produktif dan mengembangkan UMKM.
Bermotokan sopan, adil, tegas dan merakyat, Uda menargetkan perolehan suara di atas 50 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 3.210 suara. “Kalau ingin melaksanakan program kerja tersebut ya kita harus menang,” tegasnya.

Ia menambahkan, program kerja tersebut bukan berarti mengabaikan program kerja yang sedang dilaksanakan oleh kuwu sekarang. “Sepanjang program kerja itu masih bermanfaat bagi masyarakat tentunya akan tetap saya teruskan,” ucap Uda.

Casdi, warga Blok Kliwon RT 05/03 mengungkapkan, kans Uda  meraih suara mayoritas cukup besar mengingat program kerja dan semangat untuk membangun Desa Tenjomaya sangat tinggi. “Sesuai anjuran Rasulloh yang saya tahu, pemimpin itu harus amanah dan pinter bicara,” kata tokoh masyarakat ini.

Ia menjelaskan, amanah tentu harus jujur dan bersih hati sehingga bantuan pembangunan dari pemerintah akan terserap untuk kepentingan  masyarakat. “Pinter bicara maksudnya agar pemimpin bisa menjelaskan dengan bahasa yang dimengerti masyarakat desa agar setiap penjelasan dari pemimpin bisa diterima semua kalangan,” jelasnya.

Uda meminta kepada tokoh masyarakat Tenjomaya, jika ia terpilih jangan segan-segan untuk menegur langsung apabila ada program yang menyimpang. Ia juga berharap dalam pelaksanaan pencoblosan pada 25 Oktober 2015 masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani.
“Kalau ada paksaan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk memilih salah satu calon, laporkan pada petugas keamanan di lokasi TPS agar pemilihan ini dapat berlangsung aman, tertib dan damai,” ucap Uda mengakhiri pembicaraan dengan Rakcer. (irw/opl)

BAGIKAN