Ansor Netral

43


RAKYATCIREBON.CO.ID
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Pengurus Cabang GP Ansor
Kabupaten Cirebon menegaskan lembaganya akan bersikap netral. Hal itu
ditegaskan oleh  Ketua  GP Ansor
Kabupaten Cirebon HM Ujang Busthomi, Senin (26/3).

Ujang
Busthomi merasa perlu menegaskan sikap GP Ansor Kabupaten Cirebon ini karena
ada selentingan di luar yang mengatakan bahwa lembaga Ansor akan digerakkan
untuk memenangkan salah satu kandidat kepala daerah.

 “Ini bukan pertemuan organisasi. Pak TB
Hasanudin datang bersilaturahmi ke rumah saya (Padepokan, red), dan itu
sifatnya pribadi tidak menyangkut dengan organisasi Ansor yang saya pimpin,”
kata Ujang.

Ujang
menegaskan sekali lagi, dalam Pilkada Ansor akan bersikap netral. “Jelas
Ansor netral dalam Pilkada. Semua kader Ansor mempunyai pilihan masing-masing
dengan pribadi masing,” kata Ujang.

Ujang juga
mengatakan,  GP Ansor tidak akan terlibat
dalam politik praktis dukung mendukung dalam Pilkada. “Baik Pilkada
Kota/Kabupaten maupun Pilkada Provinsi,” kata dia.

Sementara itu,
Sekretaris GP Ansor Kabupaten Cirebon, Yoyon Syukron Amin, menambahkan, secara
organisatoris GP Ansor tidak akan terlibat mendukung salah satu pasangan calon bupati
maupun pasangan calon gubernur dalam pilkada. “Ansor netral untuk urusan
Pilkada Cirebon maupun pilkada Jabar. Sekali lagi, saya tegaskan, Ansor
netral,” kata Yoyon.

Menurutnya,
GP Ansor bukanlah organisasi politik atau organisasi yang berafiliasi pada
salah satu partai politik. “Tapi Ansor adalah organisasi kepemudaan.
Sesuai  pedoman organisasi dan AD/ART,
jika ada pengurus yang mengatasnamakan  GP
Ansor untuk dukung mendukung urusan politik praktis, maka akan ditindak
tegas,” kata Yoyon.

Dalam
Pilkada, kata dia, setiap anggota GP Ansor memiliki hak secara pribadi untuk
menyalurkan aspirasi politiknya kepada partai manapun, kepada pasangan calon
bupati atau calon guberur siapa pun. “Tapi secara organisasi, tidak.
Secara organisasi, GP Ansor tegas tidak berpolitik praktis dalam Pilkada,” kata
dia.

Dengan
demikian, pihaknya mengimbau kepada seluruh kader, untuk tidak membawa bendera
organisasi Ansor dalam hal politik. “Kami mewanti-wanti kepada pengurus
maupun anggota GP Ansor Kabupaten Cirebon, untuk tidak membawa-bawa organisasi
dalam dukung mendukung pasangan calon bupati maupun gubernur. Sampai kapan pun
Ansor akan terus menjadi benteng Ahlusunnah Wal Jamaah, NKRI, Pancasila, dan
pengawal para kiai,” kata dia. (kim)
BAGIKAN