Aparat Desa Gagasari Protes Pjs Kuwu

5
Dianggap Tak Transparan dalam Keuangan dan Pembangunan Desa

GEBANG– Aparat Desa Gagasari Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon mengeluhkan sikap dan kinerja pejabat sementara (Pjs) kuwu Gagasari. Mereka menganggap, pejabat sementara kuwu dianggap tidak pernah melibatkan aparat desa dalam berbagai hal seperti pembangunan.

kuwu cirebon diprotes
Protes. Foto : Kim Abdurahman/Rakyat Cirebon

“Contohnya dalam pembangunan jalan, aspal, dan pengurugan. Itu semua yang menangani kuwu sendiri. Kami dan para ketua RW dan RT tidak pernah tahu menahu,” ungkap anggota BPD desa stempat, Dul Alim kepada Rakyat Cirebon, kemarin.Dalam menyampaikan keluhan itu Dul Alim tidak sendiri. Dia didampingi Kadus 01 Takbir, Kadus 02 Selamet, Kadus 03 Aat Syafaat, dan Kaur Keuangan Carida.

Bahkan, lanjut Alim, kuwu juga tidak melibatkan kepala urusan (kaur), kepala dusun (kadus) dan BPD dalam pembangunan. Akibatnya, kata Alim, ketika  ada pekerjaan pembangunan yang diporotes warga, dirinya dan para kadus lain yang terkena imbasnya. “Barusan saja ada warga yang mengadu bahwa pembangunan jalan belum lama tetapi sudah rusak. Warga juga mengaadukan kepada kami, sementara kami kan tidak tahu menahu,” akunya.

Hal senada dikatakan Kadus 03 Aat Syafaat. Dikatakan Aat, kuwu menganggap kepala dusun tidak memiliki kreativitas sehingga semua pembangunan yang menangani langsung kuwu sendiri tanpa melibatkan kadus. “Kita merasa tidak dianggap karena tidak dilibatkan dalam segala program. Padahal, kita kan sebagai bawahan, memiliki wilayah masing-masing. Dan untuk masalah anggaran, kuwu juga tidak ada transparansi,” terangnya.

Dengan demikian, Aat berharap, agar kuwu bisa terbuka dalam segala hal, apalagi menyangkut pembangunan desa. “Intinya sih, kami di sini ingin transparan, tidak ingin cuma dapat getahnya saja,” pungkasnya. (kim)

BAGIKAN