Ayu Cawabup Cirebon, Imron Akui Rekom DPP Sudah Turun

Ayu Cawabup Cirebon, Imron Akui Rekom DPP Sudah Turun

RAKYATCIREBON.ID-Satu minggu terakhir, beredar kabar Wahyu Tjiptaningsih pemilik rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk menduduki kekosongan jabatan Wakil Bupati (Wabup).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, H Imron membenarkan bahwa rekomendasi untuk Wabup Cirebon sudah turun dari DPP partainya. Namun Imron hanya menyebutkan nama Ayu yang mendapatkan rekom tersebut, untuk satu namanya belum ada karena harus dirapatkan terlebih dahulu.

“Iya, rekom sudah ada tapi nama baru satu, yaitu Ibu Ayu. Yang satunya sebagai pendamping nanti kita rapatkan di sini. Turunnya rekom belum lama ini, untuk tanggalnya saya lupa ya,” kata Imron.

Saat ditanya kapan jabatan Wabup Cirebon bisa ditetapkan, Imron mengaku, prosesnya tergantung di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon. Namun, kata dia, saat ini proses untuk pembentukan panitia pemilihan (Panlih) di DPRD tengah dilakukan.

“Setelah di dewan membentuk Panlih, dewan meminta ke kita untuk pendampingnya, nanti setelah itu di kita rapatkan untuk menentukan pendampingnya yang akan didaftarkan ke Panlih,” ungkap Imron.

Hal sama juga diakui Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Rudiana. Menurutnya, surat rekomendasi Wabup Cirebon yang dikeluarkan DPP sudah diterima pihaknya langsung dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Titimangsa surat dari DPP itu iya pun lupa dan enggan menyebutkan siapa dua nama yang direkomendasi tersebut.

“Untuk rekomendasi wabup, memang benar sudah diterima DPC, sudah ada dua nama dari DPP yang kita terima. Adapun siapa nama-namanya, nanti kita umumkan dalam pendaftaran di Panlih DPRD Kabupaten Cirebon ya,” ungkap Rudiana.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon ini menjelaskan, untuk proses menuju pemilihan wabup di DPRD masih belum dipastikan kapan. Sebab, saat ini masih dalam proses pembentukan tata tertib (Tatib). Setelah Tatib terbentuk, baru selanjutnya DPRD membentuk Panlih.

“Pembentukan Tatib juga kemaren terhenti karena terbentur kegiatan lain. Jadi alurnya, dibentuk Tatib, kemudian Panlih dan DPC mendaftarkan dua nama ke Panlih, baru dilakukan pemilihan di DPRD,” ujar Rudiana.

Seperti diketahui, tahapan untuk mengisi kekosongan kursi Wabup Cirebon sudah lama dilakukan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon. Mulai dari penjaringan bakal calon, hingga menyerahkan nama-nama bakal calon ke DPD dan diterima oleh DPP partai ini.

Karena untuk DPP aturannya mengeluarkan dua nama untuk dilakukan pemilihan wabup di DPRD, maka proses penjaringan nama pendampingnya pun sudah dilakukan. Nama-nama kader PDI Perjuangan yang mendaftar sebagai pendamping juga sudah lama diterima DPP. Dan kini, dua nama itu sudah dikeluarkan DPP yang telah diterima DPC untuk kemudian didaftarkan ke Panlih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakyat Cirebon, surat rekomendasi Wabup Cirebon telah dikeluarkan DPP PDI Perjuangan belum lama ini yang diserahkan ke DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Sabtu malam (27/6), pengurus DPD partai ini melakukan pertemuan dengan DPC bersama Fraksi Kabupaten Cirebon, di Pendopo Bupati.

Pertemuan tersebut tak lain untuk menyerahkan surat mandat berupa rekom wabup dari DPP, ke pengurus DPC PDI Perjuangan. Nama Ayu dan sopirnya yang juga kader partai berlambang kepala banteng ini santer disebut-sebut mendapatkan rekom Wabup Cirebon ini. (zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!