Azis dan Edo Kuasai Panggung

Oke dan Pasti Berbagi Tanya Soal PKL dan Trotoar, Antar Pendukung Menghangat

400

Mendapati pertanyaan itu, Oki – sapaan akrab Bamunas – menjawab. Menurut Oki, pemerintah berkewajiban menyediakan lahan untuk PKL berusaha. Di samping pemberian modal dan perlindungan.

“Tugasnya pemerintah itu untuk menyediakan lahan buat mereka (PKL, red) untuk berusaha. Jadi kalau kita bicara PKL, harus kita lindungi, harus kita modali, harus kita beri tempat untuk berusaha,” jawab Oki.

Menurut Oki, mengenai pusat perbelanjaan untuk menyediakan lahan bagi PKL, merupakan kewajiban. “Kalau masalah mall harus menyediakan (lahan), itulah kewajiban. Bila perlu kita buat perda, buat mall untuk menyediakan (lahan) untuk PKL, untuk kantin, untuk masyarakat atau yang bekerja di mall untuk mereka makan sehari-hari,” tuturnya.

Sayangnya, setelah itu, kesempatan untuk pasangan Azis-Eti (Pasti) memberi tanggapan dan Oki-Edo (Oke) kembali menanggapi, hilang. Hal itu dipicu teriakan antar pendukung kedua paslon yang membuat gaduh ruang debat publik. Tapi di giliran lain, Azis menyampaikan mengenai capaian kinerja ketika ia menjawab walikota periode 2005-2018 dalam hal penataan dan pembinaan PKL.

Penjelasan itu disampaikan Azis saat menanggapi pernyataan dari Edo mengenai trotoar dan taman kota. “Cirebon kota panas, tentu kita harus berikan sejuk dengan diberlakukannya, diperbanyaknya taman-taman kota. Trotoar adalah lipstik kota dan harus bisa digunakan untuk pejalan kaki, bukan untuk berjualan dan lainnya,” tutur Edo.

Azis lantas menyampaikan, dirinya ketika menjabat walikota, sudah melakukan penataan dan pembinaan PKL. Sehingga persis, kedepan tinggal dilanjutkan dan diperbaiki jika ada yang kurang. “Apa yang disampaikan pasangan nomor satu, sudah kami lakukan. Penataan PKL kami sudah lakukan. Kita sudah membangun shelter dan gratis untuk PKL,” katanya.