Azis Diserang Berita Hoax

Azis Diserang Berita Hoax

Dia menegaskan, penyebar hoax bisa dituntut pidana. Untuk itu, somasi terbuka yang disampaikan, diharapkan bisa menjadi perhatian bagi pihak-pihak tertentu untuk tidak sembarang menyebarkan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Penyebaran berita yang tidak benar bisa kategori tindak pidana. Ancaman hukumannya juga tidak main-main,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Timkamgab Pasti, M Handarujati Kalamullah SSos mengaku prihatin dengan hoax yang menyebar di beberapa grup WA. Bahkan, disebutkan politisi yang akrab disapa Andru itu, beberapa politisi yang bersebrangan dengan Azis di Pilwalkot Cirebon turut menyebarkan.

“Buktinya sudah kita simpan di tim kuasa hukum. Kita percayakan kepada tim kuasa hukum untuk melakukan langkah-langkah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena saya kira ini jelas-jelas fitnah,” ungkap Andru.

Andru juga menyayangkan cara-cara jorok yang dilakukan pihak tertentu yang dengan sengaja menyebar file berisi hoax tersebut. Pihaknya merasa difitnah oleh praktik tersebut. Dikatakan Andru, Timkamgab Pasti sejauh ini berusaha menjaga kondusivitas Kota Cirebon menjelang Pilwalkot 27 Juni mendatang.

“Kita tidak ingin masyarakat dibodohi oleh praktik kotor black campaign, fitnah, menyebar hoax dan lain sebagainya yang dilakukan pihak tertentu. Kita ingin berkampanye dengan santun bersama masyarakat dan berusaha untuk tetap menjaga kondusivitas hingga pelaksanaan pilwalkot,” katanya.

Untuk diketahui Pilwalkot Cirebon hanya diikuti dua pasang calon. Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati yang diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKB, PKPI, Partai Hanura dan didukung PKS, Partai Perindo, Partai Berkarya dan PSI merupakan pasangan calon nomor urut dua. Sedangkan H Bamunas S Boediman MBA dan Effendi Edo SAP MSi nomor urut satu. (jri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!