Baznas Salurkan Rp8,9 Miliar Dana ZIS 2017

Baznas Salurkan Rp8,9 Miliar Dana ZIS 2017

INDRAMAYU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu mulai menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) perolehan tahun 2017, Kamis (3/5). Besaran dana yang dijadwalkan per eks-Kawedanaan itu nilainya sebesar Rp8,9 miliar.

Penyaluran perdana di tahun 2018 tersebut dilaksanakan di eks-Kawedanaan Kandanghaur yang meliputi 4 kecamatan diserahkan oleh Wakil Bupati Drs H Supendi MSi di aula kantor kuwu Desa Gabuswetan. Dana yang disalurkannya sebesar Rp204 juta, terbagi untuk Kecamatan Gabuswetan Rp38,5 juta, Kandanghaur Rp43 juta, Bongas Rp60,5 juta, dan Kroya Rp62 juta. Adapun dananya diserahkan kepada mustahik termasuk anak yatim dalam bentuk sembako, rehab rumah gakin, modal usaha, pemberdayaan melalui majelis taklim dan pendirian koperasi, operasional madrasah. Juga bantuan untuk marbot, imam masjid, dan guru ngaji.

Disampaikan Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Mohamad Mudor, perolehan ZIS sebesar Rp8,9 miliar itu dihimpun dari zakat profesi dan zakat mal Rp6,6 miliar, dan dari infaq profesi dan infaq Rp2000 sebesar Rp2,2 miliar. Besaran perolehan ZIS 2017 tersebut naik 23,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar R6,8 miliar. “Bertambah sekitar dua koma satu miliar rupiah dari tahun lalu. Kenaikan perolehan ZIS ini berkat upaya dan peran aktif semua pihak. Terutama motivasi, pembinaan, dan bantuan bupati dan wakil bupati Indramayu,” jelasnya.

Sementara Wabup Supendi optimis perolehan dana ZIS masih bisa dioptimalkan melalui upaya-upaya sistematis dan selaras dengan regulasi yang telah diterbitkan. Termasuk menggali potensi zakat mal dan zakat pertanian. Dan dibutuhkan pula kesadaran masyarakat yang mampu dalam perekonomian untuk tidak merasa berat menunaikan kewajiban berzakat. Sehingga tidak saja mendapatkan pahala, juga membantu mempercepat pengentasan kemiskinan.

Penting pula, lanjutnya, perangkat Baznas ditingkat kecamatan dan desa harus lebih pro aktif mengajak masyarakat mampu untuk andil berperan aktif. “Upaya yang dilakukan oleh Baznas ini sebagai salah satu cara mengatasi kemiskinan. Ini perlu dukungan terutama kepada orang-orang kaya dengan membantu saudaranya yang masih berada dibawah garis kemiskinan, yang masih membutuhkan bantun,” pungkasnya. (tar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!