Belum Lama Direnovasi, Atap Bangunan Sudah Rusak

Belum Lama Direnovasi, Atap Bangunan Sudah Rusak

“Saya kira awalnya karena bocor sedangkan plafon itu menggunakan gypsum, sehingga lama kelamaan ambrol kena air,” ucapnya.

Disinggung mengenai spek bangunan, Suratmo tidak mengatahui hal teknis bangunan. Begitupun dengan siapa kontraktor yang membangunnya, ia tidak mengetahui sebab belum menjabat sebagai sekretaris Bappelitbangda.

“Hanya saja sepengetahuan saya yang merencanakan dan mengerjakan itu DPKPP,” sambungnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi untuk meminta bantuan kepada Dinas Pemukiman Kawasan Perumahan dan Pertanahan (DPKPP)  menghitung perencanaan biaya yang diperlukan untuk perbaikan plafon dan atap yang bocor.

Dia menambahkan,  pihaknya belum bisa menganggarkan untuk perbaikan. Sebab, belum wajar dilakukan perbaikan.  Tapi dari pada rusak lebih parah dan fatal. Pihaknya akan mengusulkan di anggaran perubahan.

“Karena kebocorannya bukan saja talang, tapi cor-coran juga maka kita coba usulkan perbaikan di anggaran perubahan tahun ini. Supaya kerusakannya tidak lebih parah,” kata dia. (ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!