Belum Waktunya Kampanye Kok APK Bertebaran

5
SUSUKAN – Karena tidak ada sanksi tegas, Bakal calon (balon) kuwu sepertinya membandel, belum juga masuk tahapan kampanye pilwu serentak, tetapi alat peraga sudah tersebar di segala penjuru desa.

alat peraga pemilihan kuwu serentak cirebon
Alat peraga kampanye bertebaran. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Hal itu menuntut Camat Susukan, Didin Wahyudin Ridwan akan bertindak, ia mengaku pihaknya sudah pernah melakukan penurunan alat peraga kampanye (APK) balon kuwu yang terpasang sebelum masuk waktu kampanye. Namun, hal tersebut rupanya tidak dihiraukan oleh para balon kuwu dengan kembali memasang spanduk dan baliho yang bergambar foto mereka di beberapa tempat strategis yang ada.

“Sebenarnya kami dengan dibantu pihak kepolisian sudah pernah ada tindakan untuk menurunkan baliho bergambar balon kuwu, namun rupanya balon kuwu membandel dan memasang kembali baliho mereka,” kata Didin, kepada Rakyat Cirebon saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (28/9).

Dikatakan Didin, di Kecamatan Susukan terdapat tujuh desa yang akan melaksanakan pilwu serentak, dari seluruh desa sudah diberikan sosialisasi mengenai kampanye pilwu kepada pemerintah desa dan juga panitia. Pihaknya juga  mengaku tidak bisa berbuat banyak terkait pemasangan APK balon kuwu yang terpasang sebelum waktu kampanye, pasalnya yang menjadi kelemahan adalah tidak ada aturan yang memberikan sanksi tegas mengenai pelanggaran tersebut.

“Kami hanya bisa melakukan tidakan penurunan APK tidak lebih dari itu. Karena memang sanksinya juga hanya diturunkan saja. Kami juga sebenarnya dilema, disatu sisi itu hak mereka tapi kami juga harus menurut aturan dan tidak bisa memberikan sanksi,” paparnya.

Menurut Didin, sepanjang tidak mengganggu kondusifitas dan keamanan juga ketertiban dimasyarakat, hal tersebut bisa sedikit ditolelir, namun untuk selanjutnya akan kembali dilakukan penurunan kembali.  “Yang terpenting adalah dalam pelaksanaan pilwu dapat berjalan konusif, aman, sukses tanpa ekses,” pungkasnya. (caz/mgg)

BAGIKAN