Benarkah Mayoritas Perda Minim Realisasi?

Benarkah Mayoritas Perda Minim Realisasi?

INDRAMAYU – Rapat paripurna DPRD Indramayu dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Kajian Bapemperda terhadap Raperda Inisiatif, diwarnai dengan adu mulut antar wakil rakyat, Selasa (05/06).

Pantauan Rakcer, instrupsi wakil rakyat itu pasca selesainya pembacaan laporan hasil kajian Bapemperda DPRD Indramayu terhadap 3 Raperda inisiatif.

Anggota DPRD Indramayu dari Fraksi Fraksi PDI Perjuangan H Rohman mempertanyakan, sudah banyak Perda Indramayu yang telah ditetapkan oleh DPRD, namun bagaimana dengan sosialisasinya kepada masyarakat, apalagi penegakanya.

Pihaknya berpendapat, penegakan produk hukum daerah tersebut tidak banyak dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu. Atas kondisi tersebut, dikatakan Rohman, pembuatan Perda Kabupaten Indramayu terksesan buang-buang anggaran. “Biaya pembuatan Perda bisa mencapai Ratusan Juta Rupiah,” bebernya.

Sosialisasi produk hukum yang dilakukanpun menurutnya, tidak optimal, sehingga masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui aturan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!