Bentrok Geng Motor di Cirebon, Sempat Kritis Korban Tewas Jadi 2

44
arbuk tawuran di Cirebon./Foto: Istimewa

RAKYATCIREBON.ID-Bentrok geng motor di Jalan Angkasa Raya (Katiasa), Kota Cirebon menewaskan ABR (23) di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya kini tewas setelah sebelumnya kritis dan dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati.

Informasi terbaru, AS Bin S yang berusia 15 tahun juga meninggal dunia. Remaja berstatus pelajar SMP tersebut diketahui beralamat di Blok Kebuyutan, RT 10 RW 03 Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

AS sebelumnya dikabarkan kritis dan dirawat di intensive care unit (ICU) RSD Gunung Jati. Informasi terbaru, remaja yang disebut-sebut anggota dari Kelompok Cirebon Gangster meninggal dunia petang tadi.

Kapolsek Selatan Timur, Kompol Munawan SH membenarkan informasi tersebut. Dia menambahkan, jenazah AS saat ini sedang proses otopsi di RS Bhayangkara Indramayu.

Seperti diektahui, perang antar geng motor di Jalan Raya Angkasa terjadi pada Minggu dini hari (5/1), sekitar pukul 02.30 WIB.

Keterangan yang dihimpun, dua geng yang terlibat tawuran tersebut yakni, Remaja Penggung Untuk Santai (RPUS) dan Cirebon gengster dari Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Cirebon Gengster kemudian mendatangi RUPS menggunakan sekitar 20 sepeda motor. Sesampainya di TKP, kedua kelompok langsung terlibat tawuran, dengan mengunakan batu dan senjata tajam jenis clurit.

Kurang dari 1×24 jam, Tim Buser Reskrim Polres Cirebon Kota (Ciko) dan Polsek Selatan Timur (Seltim) berhasil menangkap tujuh orang geng RPUS di rumahnya masing-masing. Hingga kini ketujuh pelaku masih menjalani pemeriksaan di ruang Unit Reskrim Polsek Seltim.

“Para pelaku ini kita tangkap kurang dari 24 jam setelah aksi penganiayaan,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy di Cirebon, Minggu.

Roland mengatakan tujuh orang yang ditangkap mempunyai peran masing-masing, ada yang memukul, membacok dengan senjata tajam dan juga melempar menggunakan batu.

Ketujuh tersangka yang ditangkap berinisial DH (19), S (17), MFS (17), MF (17), AP (17), IS (16) dan MTR (21). Mereka satu geng motor remaja penggung untuk santai (RPUS).

“Sedangkan korban tewas dan luka merupakan kelompok Cirebon gengster,” ujarnya.

Menurutnya para pelaku dan korban tewas merupakan dua berandalan bermotor atau geng motor yang sudah sepakat untuk tawuran di salah satu lokasi di Kota Cirebon.

Kejadian tawuran sendiri kata Roland, terjadi pada Minggu (5/1) pukul 02.30 WIB. Dan akibat tawuran tersebut seorang tewas serta satu lainnya mengalami koma.

“Para pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolsek Selatan Timur (Seltim),” katanya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita kata Roland, yaitu dua bilah senjata tajam jenis clurit dan dua unit telepon genggam. (RC/Antara)

BAGIKAN