Berlatih Tari Tak Semata Karena Ikut Lomba

343
MERIAH.
MERIAH. Sejumlah penari ikut memeriahkan perayaan hari tari sedunia atau world dance day di sanggar seni Sekar Laras kabupaten Majalengka.  Berlatih menari bukan hanya semata-mata menjadi seorang penari atau untuk lomba saja.

MAJALENGKA – Majalengka “Ngengklak Ngigelan Zaman” merupakan tema kegiatan perayaan hari tari sedunia atau World Dance Day (WDD) tingkat kabupaten Majalengka yang dilaksanakan di sanggar seni Sekar Laras.

Acara tersebut diikuti oleh  puluhan penari, seniman dan budayawan yang ada di Majalengka.

Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka (Dekkma) Asikin Hidayat disela sela diskusi menyampaikan, acara TERSEBUT mempunyai kepedulian terhadap seni budaya yang ada khususnya dalam dunia tari.

“Kami terus berlatih, baik secara teori dan praktek, kesenian itu sebagai prilaku hidup. Cintailah kesenian maka akan suka terhadap kesenian,” ungkap Asiki kepada Rakyat Majalengka, kemarin.

Asikin menuturkan, jangan  sampai seni tari itu mendadak. Contohnya, untuk PMBK atau lomba yang lainnya. Dirinya mengajak guru kesenian untuk melatih peserta didiknya berlatih dari awal atau tidak hanya menjelang lomba saja.

“Keterampilan itu harus disiapkan, berlatih tari bukan hanya semata-mata menjadi seorang penari atau untuk lomba saja,” ungkap Asikin.

Sementara itu, pengurus Sanggar Seni Sekar Laras Darto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut serta mensukseskan acara peringatan hari tari seduina yang digelar di sanggar Seni Sekar Laras.

“Mari kita konsisten terhadap kesenian, kontinue berlatih, gerakan terus badanmu, gerakan terus kreativitasmu,” ajak Darto.

Selain diskusi, serta penampilan tari dalam acara tersebut diisi juga dengan workshop belajar menari.(hsn)