BPNT Diduga Tidak Tepat Sasaran, Dinsos Segera Panggil Kades

836
AUDIENSI. LSM GMBI
AUDIENSI. LSM GMBI Distrik Kabupaten Majalengka melakukan audiensi dengan Dinas Sosial terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai bagi masyarakat miskin di Majalengka. GMBI menduga penyaluran BPNT tidak tepat sasaran.

MAJALENGKA– LSM GMBI Distrik Kabupaten Majalengka menyoroti penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi masyarakat miskin di Majalengka.

Ketua LSM GMBI Majalengka, H Agustinus Subagja melalui Sekdis II Tarkim Budianto mengatakan, merujuk hasil kajian di lapangan terhadap program BPNT perlu memperbaiki dalam pelaksanaan teknis program bansos tersebut agar efektif.

“Kami menemukan program BPNT tersebut manfaatnya justru tersalur malah ke rumah tangga bukan miskin atau dinilai tidak tepat sasaran,” kata Tarkim, pada saat menggelar audensi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majalengka, Kamis (26/7).

Bahkan,kata dia, ada juga sebagian di beberapa kecamatan di Majalengka dalam pembagian Kartu Penerima Manfaat (KPM) tertahan di pihak lain. Hingga ada juga dalam penyaluran sembako tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan kepada masyarakat.