Buka PMB, IAIN Cirebon Gaet Guru BK Giring Calon Mahasiswa

Buka PMB, IAIN Cirebon Gaet Guru BK Giring Calon Mahasiswa

RAKYATCIREBON.ID – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah dibuka. Calon mahasiswa baru bisa segera daftar langsung melalui berbagai jalur. seperti Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) atau Ujian Mandiri (UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Sabtu (15/2), IAIN Cirebon menggelar Sosialisasi PMB S1 yang diikuti ratusan guru Bimbingan dan Konseling (BK) tingkat SLTA se-Ciayumajakuning di Auditorium Pascasarjana kampus setempat. Materi sosialisasi menitikberatkan teknis pendaftaran PMB di IAIN Cirebon.

Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, SPAN merupakan jalur masuk calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi akademik yang pernah dicapai selama di jenjang SLTA. Dalam SPAN, calon mahasiswa berprestasi akan diprioritaskan masuk tanpa tes.

Sedangkan UM ujian mandiri yang digelar pihak kampus penyelenggara. Di IAIN Cirebon, UM bakal digelar setelah tahapan SPAN selesai. “Jadwalnya sudah dilaunching di  brosur, kemudian dari dua jalur yang menggunakan tes itu untuk tahun ini ujian masuk UM-PTN maupun ujian mandiri sudah menggunakan sistem CBT atau computer based test,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon.

Kamal menjelaskan, peran guru BK dalam membantu calon mahasiswa baru daftar di IAIN Cirebon sengat vital. Pasalnya, melalui guru BK lah, calon mahasiswa bakal mendapat banyak informasi mengenai perguruan tinggi  untuk melanjutkan kuliah.

“Dengan sosialisasi ini para guru BK, khususnya yang telah membantu untuk meng input data calon mahasiswa melalui jejaring SPAN, bisa lebih paham, bisa lebih peduli dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” kata dia.

Menurut Kamal, IAIN Cirebon boleh jadi pilihan terbaik bagi calon mahasiswa asal Ciayumajakuning  yang ingin berkuliah di dekat domisili. Selain karena menjadi perguruan tinggi negeri satu-satunya, IAIN Cirebon juga sedang pengajuan ubah statuta menjadi UIN.

“Kami juga sudah membuat proposal untuk pengajuan menjadi Universitas Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon. Semoga harapan kami bisa segera terwujud, tidak ada hambatan dan sukses,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta Sosialisasi PMB-S1, Iding mengatakan,  kegiatan sosialisasi dilihat dari sisi materi sudah cukup baik. Hanya saja, lanjut guru SMAN 2 Manajelngka ini, detil informasi kurang tersampaikan lantaran keterbatasan waktu.

“Saran saya, kedepan kegiatannya dipisah saja, agar waktunya lebih luas dan banyak, dan tidak digabung dengan kegiatan sosialisasi, sehingga waktunya lebih panjang dan lebih detail lagi,” tukas dia. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!