Butuh Waktu Empat Tahun, GOR Mangsanata Diresmikan Bupati Majalengka

Butuh Waktu Empat Tahun, GOR Mangsanata Diresmikan Bupati Majalengka

RAKYATCIREBON.ID-Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd meresmikan Gedung Olah Raga (GOR) Mangsanata Desa Rajagaluh Kidul, Jumat (2/10).

Peresmian gedung serba guna itu ditandai dengan penguntingan pita oleh Bupati yang disaksikan Camat Rajagaluh Pramono dan Kepala Desa Rajagaluh Kidul Mulyadi.

Orang nomor satu di Majalengka tersebut mengapresiasi langkah pemdes Rajagaluh Kidul yang mampu merampungan pembangunan GOR meski saat ini dalam kondisi pandemi.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa memanfaatkan sebaik baiknya GOR tersebut terutama untuk kegiatan olahraga dan kegiatan lainya, dalam rangka menjaga kebugaran dan kesehatan masyarakat sekaligus sebagai upaya memerangi pandemi Korona.

“Mudah mudahan dengan adanya sarana olahraga seperti ini (GOR, red) maka tingkat kesehatan masyarakat Desa Rajagaluh menjadi lebih baik lagi,”pesannya.

Dia juga berharap, keberadaan GOR bisa menjadi salah satu sarana mendorong tingkat kesehatan masyarakat melalui sejumlah kegiatan olahraga. Seperti senam Raharja.

Selain itu, Karna juga meminta masyarakat Majalengka untuk meningkatkan kedisplinan dalam penerapan protokol kesehatan, mengingat badai Korona masih belum bisa diprediksi kapan berakhirnya.

“Oleh karena itu salah satu upaya pencegahan yang paling efektif dengan mematuhi protokol kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rajagaluh Kidul Mulyadi Amd mengatakan, pembangunan GOR merupakan program kerja pihaknya sejak tahun 2017 lalu.

Pembangunanya dilakukan secara bertahap dan baru rampung di tahun anggaran 2020 dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD).

“Pembangunan GOR diawali dengan penataan lahan dan pembangunan pondasi. Kemudian, pada tahun 2018 dilanjutkan dengan pembangunan dinding dan atap,” tandasnya.

Sementara tahun 2019, pihaknya mengutamakan pembangunan lantai dan sarana pendukung, sementara di tahun ini merupakan finishingnya.

“Pembangunan GOR memakan waktu empat tahun dan dilakukan secara bertahap. Beruntung di tahun ini kami masih bisa merampungkanya, meski hampir 60 persen lebih anggaran DD tahun 2020 terkena refokusing penanganan Covid-19,” ujarnya. (pai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!