Calon Kuwu Dilarang Bawa Masa Dari Luar Desa

61
Antisipasi Agar Tak Terualang Kericuhan Belum Lama ini


KLANGENAN – Terjadinya keributan antar pendukung pada pelaksanaan penetapan bakal Calon (balon) menjadi calon kuwu (calwu) di Desa Bangodua, Kecamatan Klangenan, kemarin (6/10) mengharuskan dibuatnya kesepakatan bersama.

pilwu cirebon
Kesepakatan bersama. Foto : Casmudi/Rakyat Cirebon

Ketua Panitia Pemilihan Kuwu (pilwu) Desa Bangodua Kecamatan Klangenan H Muqobul menerangkan, adanya gesekan yang terjadi kemarin,  karena seluruh pendukung dari keempat balon kuwu berkumpul dihalaman balai desa untuk menyaksikan pelaksanaan penetapan balon menjadi calon. Selain itu juga adanya pendukung calon kuwu dari desa lain yang memicu keributan dengan pendukung calon dari Desa Bangodua.

“Keributan kemarin selain karena pendukung masing-masing calon berkumpul juga ada pendukung calon berasal dari desa lain diluar desa panguragan, sehingga menimbulkan gesekan dan keributan,” terang Muqobul, kepada Rakyat Cirebon.

Oleh karenanya untuk mengatasi agar tidak kembali terjadi keributan, maka panitia beserta seluruh calon, pada hari Rabu (7/10) lalu menandatangani kesepakatan bersama. Dalam isi kesepakatan tersebut, calon kuwu dilarang mengerahkan masa pendukung diluar dari desa Bangodua.

Selain itu, calon kuwu harus menjaga dan bertanggung jawab terhadap masing-masing pendukung untuk tetap menjaga keamanan dan konudusifitas selama tahapan pilwu berlangsung.“Untuk masing-masing calon kuwu dilarang mengerahkan pendukung, selain dari Desa Bangodua,” katanya.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut juga dihadiri oleh Kapolsek Klangenan, AKP Gunawan serta dari pihak Koramil Klangenan, yang turut menyaksikan serta menandatanganinya.

Kapolsek Klangenan AKP Gunawan menyatakan, kericuhan yang terjadi pada saat pelaksanaan penetapan balon kuwu menjadi calon kuwu sudah ditanganinya. Namun, sesuai dengan kesepakatan bersama, kasus tersebut diselesaikan dengan musyawarah antara masing-masing calon kuwu dan panitia serta pihak keamanan, dan dianggap selesai, agar hal tersebut tidak terjadi lagi.

“Kericuhan yang terjadi sudah diselesaikan dan selanjutnya bila ada pendukung dari masing-masing calon, kami tidak akan segan-segan menindaknya dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” terangnya.

Menurut Gunawan, untuk seluruh calon kuwu agar sama-sama menjaga kondusifitas serta menahan pendukung masing-masing agar tidak berbuat sesuatu yang menimbulkan ekses dan mengganggu keamanan warga lain.

“Untuk menjaga dan mengarahkan pendukung ada ditangan masing-masing calon kuwu, olehkarenanya tanggungjawab calon kuwu untuk menjaga pendukung agar jangan berbuat sesuatu yang bisa menimbulkan kericuhan,” tambahnya.

Diharapkan juga, kepada panitia maupun calon kuwu untuk tetap menaati segala peraturan agar pelaksanaan pilwu dapat berjalan sukses tanpa ekses dan lancar sampai dengan terpilihnya kuwu definitif. (caz/mgg)

BAGIKAN