Cegah Banjir Terulang, Camat Waled Usulkan Lagi Normalisasi Sungai

404
USUL NORMALISASI SUNGAI. Camat Waled H Khamim SP menyerukan masyarakatnya untuk menjaga alam dan dan mendorong BBWS untuk melakukan normalisasi sungai. Foto : Zezen Zaenudin Ali/Rakyat Cirebon

CIREBON – Pasca sebagian wilayah di kecamatannya terkena banjir, Camat  Waled Kabupaten Cirebon, H Khamim SP mendorong BBWS untuk terus melakukan normalisasi sungai Cisanggarung.

Menurut Khamim, Desa Ambit yang sebelumnya dikenal menjadi langganan banjir, saat banjir beberapa bulan lalu, malah tidak sampai terkena. Hal itu, kata Khamim, tidak lepas dari upaya normalisasi yang telah dilakukan.

Hanya saja, kata Khamim, meskipun sudah dilakukan normalisasi, ternyata tidak sampai membebaskan semua wilayah Kecamatan Waled  dari banjir. Makanya, proses normalisasi kini ingin diusulkan kembali.

“Waled ini, khususnya Desa Ambit sudah dikenal sebagai desa yang sering terkena banjir. Tetapi kemarin Alhamdulillah tidak terjadi. Hanya memang desa lainnya yang malah kebanjiran. Makanya, kita dorong BBWS untuk melakukan normalisasi ulang,” ucapnya kepada Rakyat Cirebon, usai menghadiri pelantikan  perangkat desa, di Desa Cikulak Jumat (4/5).

Menurut Khamim, kembalinya wilayah Kecamatan Waled menjadi bagian dari daerah yang terkena dampak banjir, semata karena volume air di luar batas tamping sungai. “Banjir di wilayah kita itu memang murni musibah, karena alam,” kata dia.

Kini ia pun terus gencar menyuarakan kepada masyarakat untuk tetap mencintai lingkungan. Yakni dengan tidak membuang sampah sembarangan, dan tetap peduli dengan keselamatan. “Kita lagi gencar-gencarnya untuk mengkampanyekan budaya hidup sehat. Tidak buang sembarangan dan kepada warga yang berada disekitar bantaran sungai untuk tidak sembarangan saat ingin memanfaatkan tanah dan pasir untuk dijadikan batu bata. Biar tetap seimbang,” pungkasnya. (zen)