Cegah Pandemi Corona, Misa Minggu dan Misa Harian Umat Katolik di Cirebon Sementara Ditiadakan

36
Gereja Katolik St. Yusuf/RMOLJabar

RAKYATCIREBON.ID-Ibadah Misa Minggu dan Misa harian bagi Umat Katolik di Cirebon ditiadakan untuk sementara waktu. Kemudian, ibadah di rumah atau doa bersama yang melibatkan banyak orang juga sementara ditiadakan.

Kebijakan tersebut dilakukan sesuai dengan surat edaran Paroki Santo Yusuf Cirebon berdasarkan Surat Gembala Bapa Uskup terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Pastor Paroki Santo Yusuf Cirebon Pst Yulius Hirnawan Christyanto OSC mengatakan, penghentian ibadah sementara tersebut berdasarkan arahan dari pemerintah sekaligus sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, terhitung mulai 21 Maret hingga 3 April ke depan, semua kegiatan kegerejaan dalam wilayah Pelayanan Pastoral Paroki Santo Yusuf, termasuk Stasi Jamblang, Stasi Arjawinangun, Stasi Jatiwangi, dan Stasi Majalengka, yang mengumpulkan banyak orang sementara waktu ditiadakan.

“Misa Mingguan disiarkan secara online, live streaming atau via channel YouTube KOMSOS KEUSKUPAN Bandung, atau yang menyediakannya,” terangnya, Sabtu (21/3) kemarin.

Kemudian, penghentian sementara juga diberlakukan untuk semua kegiatan kerohanian bersama, seperti ibadat tobat dan pengakuan dosa, Misa Lingkungan, Misa Uhud tertentu, pertemuan Lingkungan APP, Jalan Salib, dan semua kegiatan rohani yang melibatkan banyak orang.

“Juga berlaku untuk semua kegiatan Pastoral Umat seperti latihan paduan suara atau koor, rapat kepanitiaan, rapat lingkungan, dan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk perayaan Pekan Suci akan disampaikan pada waktunya dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi.

“Paroki akan terus memperhatikan dinamika hal ini dan membuat surat edaran sesuai dengan perkembangan selanjutnya. Mari kita bersama-sama memaknai peristiwa ini dengan terang iman, harapan, dan kasih. Mari kita saling mendoakan dan saling menjaga kesehatan. Jangan takut dan cemas dalam situasi yang memperihatinkan ini,” pungkasnya. (rmol)

BAGIKAN