Demam Berdarah Dengue Renggut 2 Nyawa di Cirebon

Demam Berdarah Dengue Renggut 2 Nyawa di Cirebon

RAKYATCIREBON.ID-Foging bukan satu-satunya cara dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Yang tidak kalah penting harus dilakukan adalah dengan dilaksanakannya gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui cara 3M.

Begitu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Eny Suhaeni, menanggapi kasus DBD yang merupakan wabah penyakit musiman dan tidak jarang berujung pada kematian.

Eny menyebutkan, kasus DBD di Kabupaten Cirebon hingga Februari 2020 terdapat 99 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 2 orang. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah 205 kasus dan korban meninggal sebanyak 5 orang pada bulan yang sama.

“Saat ini masih dirawat untuk usia produktif, sebanyak 45 persen. Sementara anak-anak 35 persen,” ungkap Eny, Senin (17/2).

Eni mengimbau kepada masyarakat agar dapat melakukan gerakan PSN melalui 3M. Di antaranya menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air.

Kemudian, ia pun meminta kepada masyarakat untuk menyingkirkan atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berkemungkinan menampung sisa-sisa air, sehingga dapat menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk.

“Setidaknya setiap minggu masyarakat melakukan PSN. Terlebih pada musim hujan seperti sekarang,” pungkasnya. (rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!