Dewan Serap Aspirasi, Panggung Seni Dibuka Lagi

Dewan Serap Aspirasi, Panggung Seni Dibuka Lagi

RAKYATCIREBON.ID-Dampak Coronavirus Disease (Covid-19), dirasakan pegiat seni di Kabupaten Cirebon. Hingga Juni, kegiatan kesenian ditiadakan. Padahal, biasanya, dalam keadaan normal, pegiat seni kebanjiran job, bisa manggung dimana-mana. Utamanya, saat ada momentum musim pernikahan. Tapi, kini job tak ada. Pemasukan pun tak ada, membuat pelaku seni kelimpungan.

Aspirasi itu, diterima anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Syahril Romadhony SE. Pria yang kini menjabat wakil ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon itupun akhirnya langsung memberikan respon dengan mengkoordinasikan kepada pemerintah daerah. Sudah dicoba memfasilitasi para seniman agar panggung hiburan acara resepsi pernikahan dan resepsi acara lainnya bisa dibuka kembali.

“Saya mendorong Pemkab Cirebon agar segera dibuka. Seperti di derah lain, seperti Brebes, Pemalang, Kota Bekasi Dan Makasar, sudah dibuka izin keramaian. Saya kasihan, karena mereka pada curhat, lima bulan nganggur, seperti apa kedepannya ini mau makan apa anak-anak mereka,” ujar Doni, sapaan akrabnya kepada Rakyat Cirebon, Selasa (16/6).

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku sudah mengusulkan keinginan para seniman Kabupaten Cirebon ke Bupati dan ketua dewan. Pertemuan dengan bupati, sudah dilakukan. Hasilnya, Bupati pada prinsipnya tidak mempermasalahkannya. Namun, karena yang berhak mengeluarkan izin keramaian adalah pihak Kepolisian, Bupati meminta para seniman juga datang langsung kepihak yang bersangkutan. “Pada prinsipnya bupati tidak masalah. Tapi karena izin keramaian adanya di polresta, makanya harus ada izin juga dari muspida,” kata Doni.

Menurutnya, jika aktivitas panggung hiburan hajatan sudah kembali dibuka, Bupati meminta agar acara dilangsungkan dengan menggunakan protokol Covid-19. Yakni tetap memakai masker, menyiapkan handsanitizer, setiap orang yang datang suhu tubuhnya dicek dan area disemprot disinfektan sebelum acara. “Saya sudah meminta kepada bupati untuk segera dibuka resepsi atau hajatan, agar masyarakat seniman, yang sewa tarub, rias pengantin bisa punya kehidupan lagi,” paparnya.

Rencananya tutur Doni, para seniman dari seni budaya Cisanggarung akan menindaklanjutinya. Dengan menyampaikan surat permohonan kepada Bupati, Ketua DPRD, Kapolresta dan Dandim 0620. “Kalau nanti dibuka, saya minta mereka jangan pakai panggung yang gede-gede, yang penting ada tarub dan enggak mati lah usaha mereka. Kasihan kan dilockdown enggak ada kompensasi apapun,” ucapnya. (zen)

Foto : Zezen Zaenudin Ali/Rakyat Cirebon

Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Syahril Romdhony SE mengaku mendapat aspirasi dari pegiat seni, agar ijin manggung segera dibuka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!